Yonzipur 17/AD Bersama Warga Bersihkan Irigasi Teupin Banja, Percepat Pemulihan Pasca Banjir di Aceh Utara

Yonzipur 17 AD
Prajurit Yonzipur 17/AD bersama warga bergotong royong membersihkan saluran irigasi yang tersumbat pascabanjir di Desa Teupin Banja, Aceh Utara.

Gerbangkaltim.com, Aceh Utara – Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 17/AD menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana dengan melaksanakan aksi pembersihan saluran irigasi di Desa Teupin Banja, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (30/1/2026). Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya percepatan penanggulangan dampak banjir yang sebelumnya melanda wilayah tersebut.

Banjir yang terjadi akibat curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah saluran irigasi mengalami pendangkalan dan tersumbat oleh lumpur, sampah, serta material lain yang terbawa arus. Kondisi tersebut tidak hanya menghambat aliran air, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas pertanian warga yang bergantung pada sistem irigasi sebagai sumber pengairan lahan.

Merespons situasi tersebut, prajurit Yonzipur 17/AD dikerahkan untuk membantu membersihkan saluran irigasi yang terdampak paling parah. Dengan peralatan pendukung yang tersedia, personel TNI bersama masyarakat setempat bergotong royong mengangkat endapan lumpur dan material penyumbat, sehingga aliran air dapat kembali lancar. Pembersihan difokuskan pada titik-titik krusial yang rawan menimbulkan genangan apabila hujan kembali turun.

Kapendam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Gatot Teguh Waluyo, menegaskan bahwa keterlibatan Yonzipur 17/AD merupakan bentuk nyata komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung pemerintah daerah dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana alam. Menurutnya, langkah cepat ini penting untuk mencegah terjadinya banjir susulan sekaligus menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi warga, khususnya di sektor pertanian.

“Pembersihan saluran irigasi ini menjadi langkah strategis untuk meminimalkan risiko banjir lanjutan serta membantu petani agar dapat kembali mengelola lahannya dengan baik. TNI AD akan terus hadir, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan masyarakat, dalam setiap upaya pemulihan pascabencana,” ujar Gatot Teguh Waluyo.

Aksi sosial ini mendapat apresiasi dari warga Desa Teupin Banja. Kehadiran prajurit TNI dinilai sangat membantu dan memberikan semangat bagi masyarakat dalam menghadapi dampak bencana. Selain mempercepat pemulihan infrastruktur, kegiatan ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat sebagai fondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan di wilayah.

Sumber: Pendam VI/Mulawarman

Tinggalkan Komentar