Aksi Lanud Dhomber Semprot Water Mist Tekan Kabut Asap
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Langkah cepat dan konkret diambil jajaran Lanud Dhomber Balikpapan guna melindungi kesehatan warga dari paparan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Guna menekan polusi udara yang makin pekat, Lanud Dhomber mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk menyemprotkan embun air (water mist) di sejumlah jalan protokol Kota Balikpapan.
Aksi tanggap darurat yang dimulai sejak pukul 05.30 WITA ini menyasar rute-rute padat lalu lintas, tepat saat mobilitas warga mulai meningkat untuk berangkat bekerja dan beraktivitas harian. Penyemprotan difokuskan pada pagi hari agar partikel polutan yang melayang di udara dapat segera ditekan sebelum terhirup oleh masyarakat.
Komandan Tim Water Mist Lanud Dhomber, Mayor Kes dr. Tony Baskoro, yang mewakili Danlanud Dhomber Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga Laksana, M.Han., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan kolaborasi nyata untuk mendukung Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengatasi ancaman kabut asap.
“Penyemprotan water mist ini menggunakan dua unit armada pemadam untuk membantu Pemkot Balikpapan menekan dampak karhutla. Kami melihat kabut asap belakangan ini cukup tebal dan Indeks Kualitas Udara (AQI) sempat menembus angka di atas 100, yang artinya tidak sehat bagi pernapasan,” ujar dr. Tony yang juga menjabat Kepala Rumah Sakit (Karumkit) Lanud Dhomber.
Lebih lanjut, dr. Tony menegaskan bahwa cairan yang digunakan murni air bersih tanpa campuran bahan kimia. Metode embun air ini dirancang secara teknis untuk mengikat partikel polutan mikroskopis, seperti PM2.5, agar jatuh ke permukaan tanah dan tidak terhirup ke dalam saluran pernapasan. Langkah perlindungan ini sangat vital, terutama bagi kelompok rentan serta penderita penyakit komorbid seperti asma dan gangguan paru kronis.
Pihak Lanud Dhomber memastikan kegiatan water mist ini akan terus dievaluasi secara berkala saban hari. Penyemprotan rutin akan terus digelar hingga Indeks Kualitas Udara Kota Balikpapan kembali membaik di bawah angka 50 atau masuk dalam kategori aman dan sehat.
Sumber: Penerangan Lanud Dhomber
BACA JUGA
