Awali 2026, Polresta Balikpapan Gencarkan Police Go To School di SMPN 3 untuk Cegah Kenakalan Remaja

Polresta Balikpapan
Personel Satbinmas Polresta Balikpapan memberikan penyuluhan kepada siswa SMPN 3 Balikpapan melalui program Police Go To School sebagai upaya menekan kenakalan remaja di awal tahun 2026.

Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Mengawali tahun ajaran 2026, Polresta Balikpapan melalui Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) kembali menggencarkan program edukatif Police Go To School sebagai upaya preventif menekan angka kenakalan remaja di kalangan pelajar. Kegiatan penyuluhan tersebut digelar di SMP Negeri 3 Balikpapan, Selasa (13/1/2026), dan mendapat sambutan antusias dari para siswa maupun tenaga pendidik.

Program Police Go To School ini merupakan bagian dari strategi Polresta Balikpapan dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada pelajar sejak usia dini. Melalui pendekatan persuasif dan edukatif, kepolisian berharap para siswa memiliki pemahaman yang kuat untuk menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan mereka.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polresta Balikpapan AKP Sutrisno selaku penanggung jawab. Penyampaian materi dilakukan oleh Aipda Gamayel sebagai narator utama, didampingi Bripka Adi dan Bripda Daniel. Dalam penyuluhan itu, personel Satbinmas menyampaikan sejumlah materi penting, antara lain bahaya perundungan (bullying), penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja dan ABG, hingga potensi tawuran antarpelajar.

Materi tersebut disampaikan secara komunikatif agar mudah dipahami oleh siswa. Tujuannya tidak hanya memberikan pemahaman hukum, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan dampak sosial dan psikologis dari perilaku menyimpang, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat. Dengan demikian, situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan diharapkan tetap aman, tertib, dan kondusif.

Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, turut mengimbau pihak sekolah agar terus menjalin sinergi dengan instansi terkait dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan peserta didik. Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap potensi deradikalisasi yang dapat menyasar pelajar di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan digitalisasi. Selain itu, peran orang tua dinilai sangat krusial untuk memantau perubahan sikap dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari.

“Anak-anak adalah aset keluarga sekaligus generasi penerus bangsa. Jangan sampai kita lengah terhadap perubahan perilaku mereka, karena masa depan Indonesia Emas ada di tangan generasi muda hari ini,” ujar Ipda Sangidun.

Selama kegiatan berlangsung, situasi tetap aman dan tertib. Para siswa tampak aktif mengikuti penyuluhan dan menunjukkan antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan oleh jajaran Polresta Balikpapan.

Sumber: Humas Polresta Balikpapan

Tinggalkan Komentar