Balikpapan Bidik Dampak Ekonomi dari Porpamnas IX 2026, Siapkan Sambutan untuk 10.000 Peserta

Pemkot Balikpapan
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma.

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota Balikpapan mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni Perusahaan Air Minum Nasional (Porpamnas) IX Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7-10 Oktober 2026. Ajang berskala nasional itu diproyeksikan menghadirkan sekitar 10.000 peserta dan official dari berbagai daerah di Indonesia serta menjadi penggerak sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) selaku penyelenggara untuk memastikan kesiapan pelaksanaan kegiatan.

Menurut Ratih, Porpamnas IX tidak hanya menjadi arena kompetisi olahraga antar karyawan perusahaan air minum, tetapi juga menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata Balikpapan dan Kalimantan Timur kepada para tamu dari seluruh Indonesia.

“Perkiraan tamu yang akan datang mencapai sekitar 10.000 orang karena jumlah kontingen dari seluruh daerah sangat besar. Ini menjadi peluang besar bagi Balikpapan untuk menunjukkan kesiapan sebagai kota penyelenggara event nasional sekaligus menggerakkan sektor ekonomi daerah,” kata Ratih kepada wartawan, Rabu (15/7/2026).

Ia menjelaskan, sebanyak tujuh cabang olahraga akan dipertandingkan, ditambah dua cabang eksibisi. Sejumlah venue pun tengah dipersiapkan untuk menggelar pertandingan bulu tangkis, tenis lapangan, mini football, padel, catur, hingga tenis meja.
Selain kompetisi olahraga, panitia juga menyiapkan rangkaian kegiatan wisata bagi peserta dan official melalui program city tour.

Sejumlah destinasi yang akan diperkenalkan antara lain Pasar Pringgondani Teritip, Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup (KWPLH) Beruang Madu, kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), Dekranasda Balikpapan, hingga Pasar Inpres sebagai pusat oleh-oleh.

Ratih mengatakan, besarnya jumlah peserta diperkirakan akan meningkatkan tingkat hunian hotel selama pelaksanaan kegiatan. Karena itu, Disporapar telah mendorong panitia untuk segera berkoordinasi dengan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) guna memastikan ketersediaan akomodasi.

“Kami ingin seluruh tamu mendapatkan pelayanan terbaik sejak tiba di Balikpapan hingga kembali ke daerah masing-masing. Hospitality harus benar-benar terjaga, mulai dari hotel, restoran, transportasi, hingga layanan pendukung lainnya agar mereka membawa kesan positif tentang Balikpapan,” ujarnya.

Untuk mendukung hal tersebut, Disporapar juga menggandeng pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan guna menyiapkan penyambutan bagi para peserta yang datang melalui jalur udara.

Ratih menilai, penyelenggaraan Porpamnas IX akan semakin memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota penyelenggara kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) di Indonesia.
Kepercayaan itu, lanjut dia, juga tercermin dari ditunjuknya Balikpapan sebagai tuan rumah Kongres Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) yang dijadwalkan berlangsung pada 15-18 Oktober 2026 dengan sekitar 200 peserta dari berbagai daerah.

“Melalui rangkaian event nasional ini kami berharap kolaborasi seluruh pemangku kepentingan terus terjalin dengan baik. Dampaknya bukan hanya pada suksesnya penyelenggaraan acara, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi pelaku usaha, sektor pariwisata, dan masyarakat Balikpapan secara keseluruhan,” kata Ratih. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar