Pemkot
Pemkot Balikpapan memastikan akan mengirimkan kontingennya untuk bisa berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim bulan depan, namun dengan beberapa catatan, Rabu (26/10/2022).

Balikpapan Pastikan Kirim Atlit ke Porprov Dengan Catatan

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemkot Balikpapan memastikan akan mengirimkan kontingennya untuk bisa berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Kaltim bulan depan, namun dengan beberapa catatan.

Kepastian ini disampaikan langsung Wali Kota Balikpapan saat rapat bersama perwakilan pengurus cabang olahraga dan atlet di Aula Balai Kota, Rabu (26/10) siang.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, kemungkinan besar Kota Balikpapan akan mengirimkan dan memberangkatkan atletnya ke Porprov 2022 yang akan dilaksanakan di Berau pada November mendatang, hanya saja Pemkot Balikpapan ingin Porprov diundur pada akhir November 2022.

“Awalnya Pemkot Balikpapan mengusulkan agar Porprov Berau diusulkan diundur awal tahun 2023, namun karena berkaitan dengan penganggaran PB Porprov minta pelaksanaan tetap di tahun 2022 ini, sehingga kami minta paling tidak diundur sampai akhir November,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, dalam pemberangkatan atlit ini Pemkot Balikpapan memberikan beberapa catatan yang harus dipenuhi. Dimana Atlit yang diberangkatkan yang meraih zona medali, Koni Balikpapan harus mengajukan kembali atlet potensi medali kembali ke kota Balikpapan, serta peralatan perlengkapan sesuai dengan ekatalog termasuk defile kemungkinan besar bisa diakomodir.

“Tapi kalau tidak jangan dituntut,” tegasnya.

Pemkot Balikpapan, sambungnya, juga masih menunggu jawaban tertulis dari PB Porprov agar bisa dilaksanakan diakhir November, termasuk dengan Pemkab Berau terkait keperluan secukupnya tetap kita berangkatkan dan juga berkomunikasi terkait akomodasi dan transportasi, termasuk jaminan tempat tinggal bagi para atlet.

“Minta bantu komunikasikan dengan PB Porprov dan tidak lagi simpang siur. Karena ini bentuk kepedulian yang datang dari para orangtua atlet agar mengundur di akhir November,” ujarnya.

“Kita ingin atlet berangkat, bantu kami komunikasi dengan PB Porprov dan Pemprov Kaltim. Keterlambatan ini jangan sampai menghambat untuk meraih prestasi,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Pemkoy Balikpapan juga meminta atlet ketika jadi berangkat tidak usah pesimis dengan keterbatasan waktu. Dan tetap siap untuk tampil habis-habisan demi membanggakan Balikpapan.

“Kita jangan pesimis juga dengan poprov di berau dengan keterlambatan kita. Kalau jadi berangkat saya yang akan pimpin nanti di sana,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPOP Balikpapan, Ratih Kusuma menambahkan, jikalau kontingen Balikpapan jadi berpartisipasi ke ajang tersebut maka pihaknya akan menyiapkan keperluan meski terbatas.

“Jadi yang kita siapkan baju defile, dana transportasi, penginapan, uang saku, dan biaya makan. Walau tidak maksimal namun kami terus komunikasikan,” ucapnya.

Dukungan yang diberikan orang nomor satu di Kota Balikpapan ini jelas jadi angin segar bagi KONI Balikpapan, pengurus cabor dan atle serta orang tua atlet. Sekretaris KONI Balikpapan, Hasbi Muhammad mengaku lega, Pemkot Balikpapan akhirnya memberi restu.

“Tentunya kami berbahagia, bisa tidur nyenyak. Beban kami akhirnya terangkat, atlet dan orang tua atlet pasti ikut senang dan lega,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *