BI Balikpapan Siapkan Rp2 Triliun Uang Layak Edar Selama Ramadan dan Idulfitri 2026
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan menyiapkan uang layak edar (ULE) sebesar Rp2 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Nilai tersebut meningkat sekitar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai Rp1,8 triliun.
Penyediaan uang tunai tersebut dilakukan melalui program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Program ini digelar melalui kerja sama dengan perbankan, Pegadaian, serta Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) di wilayah Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), dan Kabupaten Paser.
Kepala Perwakilan BI Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, program SERAMBI bertujuan memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar sekaligus mempermudah masyarakat memperoleh uang baru menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Bank Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan uang rupiah yang layak edar bagi masyarakat selama periode Ramadan dan Idulfitri. Melalui program SERAMBI, kami memastikan layanan penukaran uang dapat diakses lebih luas oleh masyarakat,” ujar Robi Ariadi dalam keterangan tertulis, Rabu (12/3/2026).
Hingga 12 Maret 2026, realisasi uang kartal yang telah dikeluarkan dari BI Balikpapan mencapai Rp1,16 triliun atau sekitar 60 persen dari total uang layak edar yang disiapkan selama program SERAMBI tahun ini.
Menurut Robi, sisa alokasi uang layak edar akan dioptimalkan penyalurannya pada pekan terakhir Ramadan, yakni pada 13–17 Maret 2026. Dari sisi komposisi, uang yang masih tersedia untuk penukaran didominasi oleh uang pecahan besar yang biasanya digunakan untuk transaksi ritel maupun pembayaran dalam nominal besar.
Selain itu, dari total kuota penukaran yang disediakan sebanyak 26.620 paket, hingga saat ini telah terserap sebanyak 24.027 paket atau sekitar 90 persen.
“Hal ini menunjukkan tingginya animo masyarakat untuk melakukan penukaran uang menjelang Idulfitri,” kata Robi.
Dalam pelaksanaannya, BI Balikpapan menyediakan berbagai layanan penukaran uang, mulai dari kas keliling di tempat ibadah, layanan penukaran melalui perbankan, hingga kas keliling tematik di pasar Ramadan dan berbagai kegiatan masyarakat.
Pada tahap pertama yang berlangsung pada 14–27 Februari 2026, layanan penukaran dilakukan melalui kas keliling di sejumlah masjid di Kota Balikpapan, penukaran di 1.800 titik layanan perbankan, serta kas keliling tematik pada kegiatan bazar Ramadan di Ibu Kota Nusantara dan Festival Ramadan Ekonomi Kreatif di Taman Bekapai.
Sementara pada tahap kedua yang berlangsung pada 1–15 Maret 2026, layanan penukaran diperluas melalui 16.600 titik layanan perbankan di Balikpapan, PPU, dan Paser. Selain itu, BI juga membuka layanan kas keliling peduli mudik di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan.
Bank Indonesia juga menggelar layanan penukaran terpadu bersama perbankan dan Pegadaian pada 10–12 Maret 2026 di BSCC Dome Balikpapan dengan kuota sebanyak 3.000 paket yang dapat dipesan melalui aplikasi PINTAR.
Selain mendorong penggunaan uang tunai yang layak edar, BI juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan transaksi digital selama Ramadan dan Idulfitri, seperti mobile banking, internet banking, serta pembayaran menggunakan QRIS.
Ke depan, BI Balikpapan juga akan mengoptimalkan layanan penukaran uang di area transportasi publik melalui program “Layanan Peduli Mudik”.
Pada 16–17 Maret 2026, layanan ini akan tersedia di Bandara SAMS Sepinggan dan Pelabuhan Semayang Balikpapan dengan kuota penukaran sebanyak 400 paket yang diperuntukkan bagi calon penumpang pesawat dan kapal laut yang akan melakukan perjalanan mudik.
“Melalui layanan ini, masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik tetap dapat memperoleh uang rupiah layak edar sebelum pulang ke kampung halaman,” ujar Robi.
BACA JUGA
