Brimob Kaltim Bergerak Cepat Padamkan Karhutla Balikpapan

karhutla
Personel Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bersama unsur terkait melakukan pemadaman kebakaran lahan di Bukit Cinta Damai, Balikpapan Tengah, Kamis (13/8/2026).

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com — Karhutla Balikpapan mendapat penanganan cepat setelah kebakaran lahan terjadi di kawasan Bukit Cinta Damai RT 41, Kelurahan Gunung Sari Ulu, Kecamatan Balikpapan Tengah, Kamis (13/8/2026). Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim langsung diterjunkan untuk membantu mengendalikan api.

Informasi mengenai kebakaran diterima petugas sekitar pukul 14.45 WITA. Tim yang dipimpin Aipda Nauval Abdullah kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan sekaligus memastikan kobaran api tidak berkembang semakin luas.

Setibanya di lokasi, personel Brimob berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat sekitar. Sinergi tersebut dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman serta mengantisipasi kemungkinan api merambat ke kawasan di sekitar titik kebakaran.

Kondisi lahan yang terbakar menjadi perhatian karena api berpotensi meluas apabila tidak segera dikendalikan. Terlebih, lokasi kejadian berada di lingkungan yang berdekatan dengan aktivitas dan permukiman warga.

Personel gabungan kemudian melakukan pemadaman secara bertahap sekaligus pendinginan di area terdampak. Langkah pendinginan diperlukan untuk memastikan bara api yang masih tersisa tidak kembali memicu kobaran baru.

Brimob Siaga hingga Api Benar-benar Padam

Kehadiran Tim Piket Respon Bencana Batalyon A Pelopor merupakan bagian dari kesiapsiagaan Satbrimob Polda Kaltim dalam menghadapi berbagai kondisi darurat yang membutuhkan respons cepat.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseso, S.I.K., M.H., melalui Danyon A Pelopor Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., mengatakan keterlibatan personel dalam penanganan kebakaran merupakan bentuk pengabdian kepolisian kepada masyarakat.

“Kehadiran kami di tengah masyarakat adalah untuk membantu dan memastikan situasi segera tertangani. Personel akan terus siaga hingga api benar-benar padam,” ujarnya.

Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan koordinasi lintas instansi. Karena itu, personel Brimob akan terus bekerja bersama unsur terkait untuk memastikan proses pemadaman berjalan efektif dan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Kolaborasi antara Brimob, BPBD, pemadam kebakaran, dan warga juga menjadi faktor penting dalam menghadapi kebakaran lahan. Selain mempercepat penanganan, kerja bersama memungkinkan upaya pelokalan dilakukan lebih cepat apabila api berpotensi bergerak ke area lain.

Warga Diminta Waspadai Kebakaran Lahan

Kebakaran lahan di kawasan perkotaan seperti Balikpapan membutuhkan perhatian khusus karena titik api dapat berkembang dan menimbulkan risiko bagi lingkungan sekitar.

Respons sejak awal menjadi salah satu kunci untuk mencegah kebakaran meluas. Karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Hingga proses penanganan berlangsung, personel gabungan masih melakukan pemadaman dan pendinginan di lokasi. Upaya tersebut dilakukan agar area yang terbakar benar-benar aman dan tidak menyisakan bara yang dapat kembali menyulut api.

Respons cepat personel Batalyon A Pelopor sekaligus memperlihatkan kesiapsiagaan aparat dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan di Balikpapan.

Dengan koordinasi yang solid antara aparat, pemerintah daerah, petugas pemadam, dan masyarakat, penanganan diharapkan dapat segera dituntaskan sehingga kondisi di sekitar Bukit Cinta Damai kembali aman dan warga dapat menjalankan aktivitas tanpa kekhawatiran.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar