CIMB Niaga Perkuat Akses Pembiayaan UMKM Indonesia Timur, Fokus pada Perempuan dan Teman Disabilitas

CIMB Niaga
Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga Fransiska Oei (kanan) berdiskusi bersama pelaku UMKM dan mitra program pada Graduation Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4 di Mataram, NTB. Program ini mendukung pemberdayaan UMKM perempuan dan teman disabilitas melalui pelatihan, pendampingan, serta akses pembiayaan.

Gerbangkaltim.com, Mataram – CIMB Niaga kembali mempertegas komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4. Program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) ini difokuskan untuk memperluas akses pembiayaan, pelatihan, dan pendampingan bagi pelaku UMKM, khususnya perempuan dan teman disabilitas di kawasan Indonesia Timur.

Komitmen tersebut ditandai melalui penyelenggaraan Graduation Program Community Link #JadiBerkelanjutan Musim 4 di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (27/6/2026). Kegiatan ini menjadi penutup rangkaian pelatihan sekaligus momentum pemberian dukungan akses permodalan kepada pelaku UMKM yang berhasil lolos seleksi.

Program Community Link #JadiBerkelanjutan merupakan implementasi pilar Pemberdayaan Ekonomi dalam program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) CIMB Niaga. Selain pemberdayaan ekonomi, program keberlanjutan perusahaan juga mencakup sektor pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta iklim dan lingkungan.

Direktur Compliance, Corporate Affairs & Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei, mengatakan program tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan melalui semangat Advancing Customers & Society, yaitu membantu masyarakat dan pelaku usaha mewujudkan aspirasi sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Menurutnya, dukungan yang diberikan tidak berhenti pada bantuan modal, tetapi juga mencakup pelatihan pengelolaan usaha, peningkatan kapasitas bisnis, hingga pendampingan agar UMKM mampu berkembang secara mandiri dan berdaya saing.

“Kami ingin para pelaku UMKM tidak hanya tumbuh dari sisi bisnis, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi lingkungan dan komunitas di sekitarnya. Karena itu, pelatihan, pendampingan, dan akses pembiayaan menjadi satu kesatuan dalam program ini,” ujar Fransiska.

Sejak pertama kali diluncurkan pada 2022, Community Link #JadiBerkelanjutan telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia Timur, antara lain kawasan Mamminasata (Makassar, Maros, Gowa, dan Takalar), Toraja, Manado, Samarinda, Balikpapan, Kupang, hingga wilayah baru seperti Banjarmasin, Pontianak, Kendari, dan Lombok.

Secara keseluruhan, program tersebut telah memberikan pelatihan kepada 979 pelaku UMKM, sekaligus membuka akses pembiayaan bagi sekitar 150 UMKM yang dinilai memiliki potensi untuk berkembang.

Pada pelaksanaan Musim 4, sebanyak 284 pelaku UMKM mengikuti proses pelatihan dan seleksi. Dari jumlah tersebut, 57 UMKM terpilih memperoleh pendampingan lanjutan berupa pembiayaan tanpa bunga maupun dukungan nonfinansial. Sebanyak 12 UMKM berasal dari Lombok.

CIMB Niaga memilih Lombok sebagai salah satu wilayah prioritas karena memiliki potensi sumber daya alam dan peluang besar dalam pengembangan usaha berbasis ekonomi berkelanjutan. Melalui program tersebut, pelaku usaha didorong memanfaatkan potensi lokal agar mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperluas pasar.

Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi CIMB Niaga dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan kedelapan mengenai penciptaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Selain prosesi kelulusan peserta, rangkaian kegiatan di Mataram juga diisi dengan talkshow dan pameran produk UMKM sebagai sarana promosi, berbagi pengalaman, sekaligus memperluas jejaring usaha.

Penanggung Jawab Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM NTB, Santi Meitasari, mengapresiasi pendekatan CIMB Niaga yang dinilai memberikan dukungan secara menyeluruh, mulai dari pelatihan, pendampingan, hingga bantuan permodalan.

Menurutnya, model pemberdayaan yang berkelanjutan tersebut memberikan peluang lebih besar bagi pelaku UMKM untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing di pasar yang semakin kompetitif.


Sumber: PT Bank CIMB Niaga Tbk

Tinggalkan Komentar