Dishub Kukar Pantau Dermaga Kapal dan Feri Tradisional

TENGGARONG –  Satu pekan sebelum maupun sesudah Hari Raya Idulfitri 1443 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kukar melakukan pemantauan arus transportasi sungai di beberapa dermaga dan kapal feri penyeberangan .

Kepala Dishub Kukar Ahmad Junaidi mengungkapkan beberapa titik penyeberangan seperti di Kecamatan Muara Muntai, Kota Bangun, Muara Wis terpantau normal.

“Yang padat itu di penyeberangan dari Tenggarong ke Sebulu,” ujarnya kepada Korankaltim.com, Selasa (3/5/2022).

Sementara untuk dermaga kapal transportasi, terpantau sejumlah kapal feri yang berangkat dari dermaga Samarinda menuju Melak, Kutai Barat (Kubar) hingga Long Bagun, Mahakam Ulu juga singgah di dermaga Aji Imbut Tenggarong Seberang untuk mengangkut penumpang asal Kukar.

Para pengelola kapal penyeberangan maupun kapal angkutan ini perlu memastikan dokumen-dokumen kapal, alat kelengkapan keselamatan terutama pelampung. Dia juga menekankan agar kapal-kapal angkutan ini tidak melebihi batas kapasitas muatan baik penumpang maupun barang.

“Tetap harus hati-hati, terutama jangan buru-buru, jangan juga tidak memperhatikan rambu-rambu keselamatan,” jelasnya.

Kemudian bagi penumpang diingatkan untuk menjaga anak-anaknya selama perjalanan jalur sungai ini. Jangan sampai, kata dia, anak-anak dibiarkan bermain di kapal. Diimbau juga untuk tidak membawa barang-barang yang berbahaya atau yang dilarang.

Pihaknya juga diingatkan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, khusus kepada pengelola kapal angkutan. Bupati meminta agar mereka tidak mengoperasikan kapal yang sudah tidak laik operasi.

“Karena kejadian yang lalu itu kan, kapal yang ditumpangi bupati tenggelam waktu itu, beliau mengingatkan lagi kepada kami agar kapal yang tidak layak itu dicegah, jangan sampai beroperasi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: