Ditlantas Polda Kaltim Berbagi Sembako Ojol: Sampaikan Pesan Keselamatan

Ditlantas
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim Kompol Ropiyani, S.H. menyerahkan bantuan sembako secara simbolis dan memberikan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada pengemudi ojol di Balikpapan, Jumat (2/10/2026).

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Timur terus menguatkan jalinan silaturahmi dan kepedulian sosial dengan masyarakat pekerja sektor transportasi informal. Melalui program inovatif “Polantas Karib”, jajaran kepolisian menggelar aksi bakti sosial pembagian paket sembako sekaligus edukasi keselamatan berlalu lintas bagi komunitas pengemudi ojek online (ojol) di Kota Balikpapan, Jumat (2/10/2026).

Kegiatan bertema kemanusiaan dan edukasi keselamatan jalan raya tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban di Warung Kopi Sari Rasa, Balikpapan. Agenda ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Ropiyani, S.H., didampingi jajaran personel Subdit Kamsel.

Dalam aksi sosial ini, puluhan pengemudi ojol menerima paket bantuan bahan pokok (sembako). Bantuan ini disalurkan sebagai wujud empati dan apresiasi Polri terhadap para pejuang nafkah di jalan raya yang saban hari bermobilitas tinggi mengantarkan penumpang serta barang di tengah lalu lintas perkotaan.

Di sela-sela penyerahan sembako, Kompol Ropiyani memanfaatkannya sebagai momentum ruang dialog dan ajang edukasi dialogis secara humanis. Petugas mengingatkan pentingnya menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama (safety driving).

“Kegiatan Polantas Karib ini merupakan manifestasi kehadiran Polri yang inklusif dan dekat di tengah masyarakat. Pengemudi ojek online adalah mitra strategis kami di jalan raya. Lewat ruang silaturahmi yang santai ini, kami tak hanya meringankan beban sesama, namun juga mengajak rekan-rekan ojol menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” ungkap Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Kaltim, Kompol Ropiyani, S.H.

Dalam sesi edukasi tersebut, personel Ditlantas Kaltim menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri standar seperti helm SNI, kepatuhan pada rambu lalu lintas, larangan menggunakan ponsel saat berkendara, serta menjaga kelengkapan surat-surat kendaraan.

Para pengemudi ojol menyambut positif dan mengapresiasi pendekatan dialogis yang dibangun Ditlantas Polda Kaltim. Melalui pendekatan sosial yang konsisten ini, diharapkan tingkat kecelakaan lalu lintas di wilayah Kaltim dapat ditekan secara signifikan melalui kemitraan yang harmonis antara kepolisian dan masyarakat.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar