Generasi Muda Kaltim Diajak Merdeka dari Jeratan Narkoba di Media Sosial
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mengingatkan generasi muda Kalimantan Timur agar tidak hanya memaknai kemerdekaan sebagai bebas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan.
Salah satu ancaman yang kini menjadi perhatian adalah penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang memanfaatkan media sosial untuk menyasar kalangan muda.
Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Polda Kalimantan Timur Kombes Pol Romylus Tamtelahitu mengatakan, perkembangan teknologi dan media sosial turut dimanfaatkan oleh jaringan peredaran narkoba untuk menjangkau calon pengguna, khususnya anak muda.
Menurut dia, karakter generasi muda yang memiliki rasa ingin tahu tinggi dapat menjadi celah bagi pelaku untuk melakukan pendekatan, membujuk, hingga menawarkan narkoba melalui platform digital.
“Kalian harus bebas dari bahaya-bahaya buruk lewat media sosial. Saat ini peredaran narkoba bisa lewat media sosial. Para pelaku akan membujuk dengan berbagai cara hingga kalian terpikat,” ujar Romylus kepada awak media dan masyarakat, Jumat (14/8/2026).
Waspadai penyalahgunaan vape
Romylus juga mengingatkan generasi muda di Kaltim agar tidak mudah mengikuti tren gaya hidup yang berkembang di media sosial.
Ia menyoroti penggunaan vape atau pod yang dalam perkembangannya dapat disalahgunakan untuk mengonsumsi cairan yang mengandung zat berbahaya.
“Hati-hati, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. Vape atau pod saat ini ada yang disalahgunakan menggunakan cairan liquid etomidat, yang merupakan narkotika golongan 2. Kalian harus bebas dari budaya buruk seperti ini,” tegasnya.
Ia meminta masyarakat, terutama orang tua dan kalangan pendidik, tidak menganggap remeh perubahan tren di kalangan anak muda. Pengawasan dan komunikasi dinilai penting agar anak tidak mudah terpengaruh oleh konten maupun tawaran yang beredar di media sosial.
Romylus menegaskan, upaya mencegah penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Keluarga, sekolah, lingkungan pertemanan, serta masyarakat memiliki peran penting dalam membangun lingkungan yang mampu melindungi generasi muda.
Namun demikian, menurut dia, keputusan untuk menjauh dari narkoba pada akhirnya berada pada diri masing-masing anak muda.
“Orang tua, sekolah, lingkungan pertemanan dan masyarakat menjadi pendukung. Tetapi masa depan tetap ada di tangan kalian sendiri,” katanya.
Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Romylus mengajak generasi muda Kaltim memaknai kemerdekaan dengan membebaskan diri dari berbagai perilaku yang dapat menghancurkan masa depan.
“Merdekakanlah dirimu dari budaya-budaya buruk karena masa depan adalah milikmu sendiri. Salam Merah Putih!” pungkasnya.
BACA JUGA
