Guru Perempuan Tewas Jatuh dari Lantai 20 Borneo Bay, Polisi Periksa Dua Saksi
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Seorang perempuan berinisial SR (33) ditemukan meninggal dunia setelah diduga jatuh dari lantai 20 Apartemen Borneo Bay, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Klandasan Ilir, Balikpapan Kota, Kalimantan Timur, Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 05.30 Wita.
Korban diketahui berprofesi sebagai guru dan merupakan warga Balikpapan. Polisi masih menyelidiki rangkaian kejadian tersebut, termasuk memastikan penyebab korban jatuh dari lantai atas apartemen.
Kasatreskrim Polresta Balikpapan AKP Agus Fitriadi membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Memang benar, tadi pagi sekitar pukul 05.30 ada seorang wanita inisial SR yang diduga lompat di Apartemen Borneo Bay, lantai 20,” kata Agus.
Menurut Agus, penyebab maupun motif dalam peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan sejumlah pihak.
“Untuk penyebabnya kami masih dalam penyelidikan,” ujarnya.
Sejauh ini, polisi telah memeriksa dua orang saksi. Keduanya merupakan petugas keamanan apartemen yang mengetahui kejadian setelah korban ditemukan.
“Saksi sementara dua,” kata Agus.
Informasi yang dihimpun, kejadian pertama kali diketahui setelah petugas keamanan mendengar suara benturan dari arah area gedung. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di area dasar apartemen.
Personel Polresta Balikpapan selanjutnya mendatangi lokasi untuk mengamankan TKP dan melakukan pemeriksaan awal.
Polisi juga mengumpulkan sejumlah petunjuk, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi guna mengetahui pergerakan korban sebelum kejadian.
Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Agus mengatakan, polisi belum dapat memberikan keterangan mengenai kondisi maupun luka yang dialami korban karena masih menunggu hasil pemeriksaan dokter forensik.
“Kondisi korban nanti dari dokter forensik yang menjelaskan, karena belum selesai hasilnya,” ujarnya.
Polisi juga belum menyimpulkan apakah korban sengaja melompat atau terdapat kemungkinan lain.
Penyidik masih mendalami seluruh fakta di lapangan untuk memastikan kronologi dan penyebab kematian.
Agus mengimbau agar informasi mengenai motif maupun penyebab kejadian tidak disimpulkan terlebih dahulu sebelum hasil penyelidikan dan pemeriksaan forensik selesai.
Hingga kini, penyidik masih melakukan pendalaman terhadap keterangan saksi, kondisi TKP, serta bukti-bukti lain yang dapat membantu mengungkap kejadian tersebut secara utuh.
BACA JUGA
