Investasi IKN Tembus Rp72,39 Triliun, Otorita Pastikan Pembangunan Nusantara Terus Bergerak
Gerbangkaltim.com, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) menegaskan bahwa pembangunan Nusantara terus berjalan dan semakin menunjukkan perkembangan positif seiring meningkatnya kepercayaan investor terhadap proyek ibu kota baru Indonesia. Hingga Mei 2026, total nilai investasi yang masuk ke kawasan IKN tercatat mencapai Rp72,39 triliun.
Juru Bicara Otorita IKN, Troy Pantouw, mengatakan capaian investasi tersebut menjadi bukti bahwa pembangunan Nusantara tetap berlangsung dan mulai membentuk ekosistem perkotaan baru di Indonesia.
“Nilai investasi sebesar Rp72,39 triliun menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap pembangunan IKN terus tumbuh. Nusantara dibangun bukan hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai kota masa depan yang menghadirkan ekosistem hunian, layanan publik, dan aktivitas ekonomi,” ujar Troy, Kamis (14/5/2026).
Dari total investasi tersebut, sebesar Rp60,29 triliun berasal dari investasi swasta murni, sementara Rp12,10 triliun berasal dari pembangunan fasilitas publik dan penugasan kementerian maupun lembaga pemerintah.
Otorita IKN mencatat hingga saat ini telah terdapat 75 Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang melibatkan 65 pelaku usaha dalam berbagai sektor pembangunan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 11 PKS berasal dari investor asing yang melibatkan delapan perusahaan dari enam negara, yakni Korea Selatan, Tiongkok, Uni Emirat Arab, Rusia, Malaysia, dan Singapura. Sementara sisanya berasal dari investor dan pelaku usaha nasional.
Investasi tersebut tersebar pada berbagai sektor strategis, mulai dari pembangunan hunian, infrastruktur dasar, energi, fasilitas komersial, pusat olahraga, hotel, hingga layanan pendukung aktivitas masyarakat di kawasan IKN.
Selain pembangunan infrastruktur besar, aktivitas ekonomi skala menengah dan usaha ritel juga mulai tumbuh di kawasan Nusantara. Salah satu indikatornya terlihat dari hadirnya berbagai pelaku usaha makanan dan minuman yang mulai membuka cabang di IKN.
Salah satu usaha yang menarik perhatian adalah hadirnya gerai Roti O di kawasan Nusantara.
Leader gerai Roti O di IKN, Harfi, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap aktivitas ekonomi di kawasan IKN cukup tinggi sejak hari pertama operasional toko dibuka.
“Sejak grand opening, pengunjung yang datang cukup ramai. Kami melihat potensi IKN ke depan sangat besar, terutama karena aktivitas masyarakat dan kunjungan wisata terus meningkat,” ujarnya.
Menurut Troy Pantouw, hadirnya berbagai pelaku usaha menjadi sinyal positif bahwa investor mulai melihat IKN sebagai pasar dan pusat pertumbuhan ekonomi baru di masa depan.
Ia menilai terbentuknya infrastruktur dasar, kawasan hunian, layanan publik, hingga aktivitas komersial menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan kota yang berkelanjutan.
“Ketika infrastruktur dasar, hunian, energi, layanan publik, dan aktivitas ekonomi mulai berjalan, maka kota ini mulai hidup. Investasi menjadi jembatan penting menuju terbentuknya ekosistem perkotaan yang lengkap,” jelas Troy.
Pemerintah juga memastikan pembangunan tahap kedua IKN tetap berjalan sesuai rencana, termasuk pengembangan kawasan legislatif dan yudikatif serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.
Dengan meningkatnya investasi dan tumbuhnya aktivitas ekonomi di Nusantara, Otorita IKN optimistis ibu kota baru Indonesia akan berkembang menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru yang modern, inklusif, dan berkelanjutan.
Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara
BACA JUGA
