Jelang Pelantikan, Keluarga RM Tinggalkan Rumdin Wawali

image_pdfimage_print

Balikpapan,Gerbangkaltim.com – Jabatan Wakil Wali Kota (Wawali) Balikpapan Rahmad Mas’ud berakhir pada hari ini (30/5/2021). Rahmad Mas’ud sekeluarga mulai meninggalkan rumah jabatan Wakil Wali Kota. Rencananya, Rahmad Mas’ud yang juga Wali Kota Balikpapan terpilih dijadwalkan akan dilantik menjabat oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor pada Senin siang (31/5/2021) pukul 14.00 wita, dan hanya dihadiri sejumlah keluarga inti dan undangan terbatas.

“Insyaallah kami akan tinggalkan rumah jabatan wakil wali Kota Balikpapan hari ini pukul 00.00 wita,” ujar Nurlena isteri Waki Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud pada Minggu (30/5/2021).

Nurlena mengatakan, sebagiah besar barang-barang yang adadi rumah dinas wakil wali kota adalah pribadi dan hanya sebagian merupakan barang inventaris milik Pemkot Balikpapan seperti AC dan gorden.

“Sofa milik saya pribadi, termasuk aksesoris, karena saya suka gaya klasik maka sebagian besar hiasannya bergaya klasik,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa barang miliknya pribadi yang akan ditinggal untuk kenang-kenangan bagi wakil wali kota yang akan dilantik nanti.

“Kita tinggalkan seperti sofa, nanti kita berikan kepada wakil wali kota berikutnya itu yang kenangan-kenangan dari kami,” tukasnya.

Menurut Nurlena, selama Rahmad Mas’ud menjabat sebagai wakil wali kota, diakuinya jarang meninggali rumah dinas tersebut, bukan karena tidak mau atau tidak suka dengan fasilitas negara tersebut tapi memang karena jumlah anak dan keluarga yang ikut dengannya cukup banyak, bahkan mencapai 40 orang. Pasalnya, ada juga beberapa anak yatim yang turut tinggal bersamanya.

“Kami jarang tinggal di sini, bukan berarti kami tidak mau tinggal di sini tapi kondisinya anak saya lebih dari dua dan kami keluarga besar, kamarnya tidak cukup jadi kami memilih tinggal rumah pribadi,” jelasnya.

Keputusan untuk tidak tinggal di rumah dinas wakil wali kota agar tidak memberatkan Pemerintah Kota.

“Kami sangat menghargai apa yang diberikan. Tapi karena keluarga kami, anak-anak kami terlalu banyak jumlahnya,” katanya. K

Kendati demikian, setiap akhir pekan mereka tinggal di rumah dinas. Karena beberapa kegiatan tetap dilaksanakan di rumah dinas diantaranya acara pengajian dan silaturahmi atau halalbihalal, saat sebelum pandemi digelar di rumah dinas tersebut.

“Kalau weekend kami tinggal di sini 2-3 orang anak kami, kami bawa,”ujarnya.

Usai pelantikan sebagai Wali Kota Balikpapan, lanjutnya, pihaknya kemungkinan tidak akan menggelar open house karen situasi masih pandemic.

“Belum tahu (akan gelar syukuran), karena masih pandemi kita harus berhati-hati untuk menjaga protocol kesehatan (prokes) kita,” ujarnya.

Sebagai pemimpin daerah, katanya, harus bisa menjadi contoh bagi masyarakat. Khususnya dalam penegakan prokes.

“Karena kita ini contoh, ya contoh itu harus kita buktikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Nurlena juga mengaku sedih karena punya banyak kenangan di rumdin wakil wali kota tersebut/

“Sedih karena biasa beraktivitas disini, berolahraga disini dengan masyarakat sekitar, saya suka berbaur. Kemarin saya sempat panggil tokoh-tokoh masyarakat, RT-nya saya panggil ke rumah,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *