Kakanwil Ditjenpas Kalsel Minta Warga Binaan Lapas Banjarmasin Aktif Sampaikan Keluhan

Lapas Banjarmasin
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno meminta warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin tidak memendam persoalan yang mereka hadapi selama menjalani masa pembinaan. Kamis (1/10/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Selatan Erwedi Supriyatno meminta warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin tidak memendam persoalan yang mereka hadapi selama menjalani masa pembinaan.

Erwedi menyampaikan hal tersebut saat memberikan arahan langsung kepada warga binaan Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Kamis (1/10/026).

Dalam kesempatan itu, ia didampingi Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah.

Menurut Erwedi, komunikasi antara warga binaan dan petugas menjadi bagian penting dalam menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif. Karena itu, setiap keluhan maupun persoalan yang muncul di dalam lapas diminta segera disampaikan melalui petugas jaga.

“Kalau ada keluhan atau permasalahan, sampaikan kepada petugas jaga. Jangan dipendam. Dengan disampaikan, permasalahan bisa segera diketahui dan dicarikan penyelesaiannya,” kata Erwedi.

Selain persoalan komunikasi, Erwedi mengingatkan warga binaan agar tidak melewatkan masa pembinaan tanpa kegiatan yang bermanfaat. Ia mendorong mereka mengikuti berbagai program yang disediakan pihak lapas.

Kegiatan olahraga, menurut dia, dapat menjadi salah satu pilihan untuk mengisi waktu sekaligus menjaga kebugaran. Warga binaan juga diminta aktif mengikuti program pembinaan lainnya sebagai bagian dari proses mempersiapkan diri sebelum kembali ke lingkungan masyarakat.

“Manfaatkan waktu selama di sini untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif. Bisa berolahraga, mengikuti kegiatan pembinaan, maupun kegiatan lain yang dilaksanakan oleh pihak lapas. Ikuti dengan baik dan jangan hanya menunggu,” ujarnya.

Erwedi menilai keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan pembinaan penting agar masa menjalani pidana dapat diisi dengan aktivitas yang memberikan manfaat.

Sementara itu, Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan pihaknya terus membuka ruang komunikasi bagi warga binaan. Petugas, kata dia, siap menerima berbagai keluhan maupun kendala yang disampaikan melalui mekanisme yang tersedia.

“Kami terus membuka ruang komunikasi bagi Warga Binaan untuk menyampaikan keluhan maupun kendala yang dihadapi. Kami juga mendorong mereka untuk aktif mengikuti kegiatan pembinaan agar masa pembinaan dapat dimanfaatkan secara positif,” kata Akhmad Herriansyah.

Ia menambahkan, partisipasi warga binaan dalam kegiatan olahraga dan program pembinaan lainnya diharapkan dapat membantu membangun kebiasaan positif.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin mempersiapkan warga binaan agar memiliki bekal ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.

Pihak lapas pun terus mendorong terciptanya komunikasi yang terbuka antara petugas dan warga binaan. Langkah itu dilakukan bersamaan dengan peningkatan partisipasi dalam kegiatan pembinaan untuk menjaga lingkungan lapas tetap aman, tertib, dan kondusif.

Tinggalkan Komentar