Kardinal Suharyo Bawa Pesan Iman di Lanud Dhomber Balikpapan

Kardinal Suharyo
Komandan Lanud Dhomber Balikpapan Kolonel (Pnb) I Gusti Ngurah Sorga Laksana menyambut kunjungan pastoral Pemimpin Umat Katolik TNI-Polri (OCI) Ignatius Kardinal Suharyo beserta rombongan di Mako Lanud Dhomber Balikpapan, Kamis (22/10/2026).

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan persaudaraan lintas iman mewarnai kunjungan pastoral Uskup Umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri (Ordinariatus Castrensis Indonesia/OCI), Ignatius Kardinal Suharyo, ke Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber Balikpapan, Kamis (22/10/2026).

Kehadiran Kardinal Suharyo di hadapan keluarga besar TNI Angkatan Udara ini bukan sebatas silaturahmi keagamaan biasa, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, pengabdian, serta keutuhan persaudaraan nasional di wilayah Kalimantan Timur.

Dalam kunjungan pastoral ini, Kardinal Suharyo didampingi oleh Wakil Uskup TNI-Polri Romo Kolonel (Purn.) Yos Bintoro, Pr., Romo Kasmir Agung, MSF, serta jajaran purnawirawan perwira tinggi TNI-Polri dan pengurus OCI. Rombongan disambut langsung secara hangat oleh Komandan Lanud Dhomber Balikpapan, Kolonel (Pnb) I Gusti Ngurah Sorga Laksana, bersama jajaran perwira dan personel.

Danlanud Dhomber Balikpapan, Kolonel (Pnb) I Gusti Ngurah Sorga Laksana, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kehadiran Kardinal Suharyo. Ia menilai arahan spiritual tersebut menjadi sarana penting untuk memupuk mentalitas moral para prajurit di tengah dinamika pengabdian menjaga kedaulatan udara Indonesia.

“Merupakan suatu kehormatan dan kebahagiaan besar bagi kami atas kunjungan pastoral ini. Kehadiran Bapak Kardinal menjadi momentum berharga untuk mempererat silaturahmi, memperkuat iman, serta memberikan pengarahan rohani bagi personel TNI-Polri di wilayah Balikpapan,” ungkap Kolonel (Pnb) I Gusti Ngurah Sorga Laksana.

Ia menambahkan bahwa kekuatan sejati seorang prajurit tidak hanya ditopang oleh ketangguhan fisik, kesehatan, dan kemahiran mengoperasikan alat utama sistem persenjataan (alutsista), melainkan harus dilandasi oleh keteguhan moral serta kematangan spiritual.

Selain penguatan iman, pesan kebhinekaan juga menjadi sorotan utama. Lingkungan TNI dan Polri diposisikan sebagai cermin miniatur Indonesia yang menghimpun latar belakang suku, agama, dan budaya yang beragam. Danlanud menegaskan bahwa perbedaan tersebut merupakan fondasi kokoh untuk merawat toleransi serta memperkuat persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sumber: Pen Lanud Dhomber

Tinggalkan Komentar