Karya Warga Binaan Lapas Banjarmasin Dapat Apresiasi Ustaz Ahmad Al Habsyi

Lapas Banjarmasin
Kreativitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mendapat perhatian Ustaz Ahmad Al Habsyi saat berkunjung ke lapas tersebut, Selasa (29/9/2026).

Banjarmasin, Gerbangkaltim.com — Kreativitas warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin mendapat perhatian Ustaz Ahmad Al Habsyi saat berkunjung ke lapas tersebut, Selasa (29/9/2026).

Dalam kunjungan itu, Ustaz Ahmad melihat langsung sejumlah produk yang dihasilkan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Produk yang diperkenalkan antara lain kain sasirangan, kerajinan berbahan batok kelapa, serta makanan ringan seperti keripik tempe dan keripik akar piang.

Produk-produk tersebut merupakan hasil keterampilan yang dikembangkan warga binaan selama menjalani masa pembinaan di Lapas Banjarmasin.

Didampingi jajaran Lapas Banjarmasin, Ustaz Ahmad meninjau satu per satu hasil karya yang dipamerkan. Ia mengapresiasi kreativitas warga binaan yang mampu mengolah berbagai bahan menjadi produk yang memiliki nilai guna dan berpotensi dikembangkan secara ekonomi.

“Masyaallah, luar biasa. Ini menunjukkan bahwa warga binaan memiliki kreativitas dan kemampuan untuk menghasilkan karya. Terus dikembangkan dan jangan berhenti berkarya,” ujar Ustaz Ahmad Al Habsyi.

Kunjungan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Lapas Banjarmasin untuk memperkenalkan hasil pembinaan kepada pihak luar. Produk karya warga binaan diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan selama berada di dalam lapas, tetapi juga dapat menjadi bekal keterampilan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kalapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah mengatakan, apresiasi yang diberikan Ustaz Ahmad menjadi dorongan bagi warga binaan untuk semakin serius mengembangkan keterampilan.

“Kami terus mendorong warga binaan untuk mengembangkan keterampilan melalui berbagai kegiatan pembinaan kemandirian. Apresiasi dari beliau menjadi motivasi agar hasil karya warga binaan semakin baik dan memiliki nilai ekonomi,” kata Akhmad Heriansyah.

Menurut dia, pembinaan kemandirian merupakan salah satu upaya Lapas Banjarmasin membekali warga binaan dengan kemampuan yang dapat dimanfaatkan secara produktif.

Selain meningkatkan keterampilan, kegiatan tersebut juga diarahkan agar warga binaan memiliki pengalaman dalam menghasilkan produk yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Kalapas Banjarmasin menyerahkan kenang-kenangan kepada Ustaz Ahmad Al Habsyi berupa sejumlah produk hasil karya warga binaan.

Penyerahan tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kreativitas warga binaan sekaligus sarana memperkenalkan produk pembinaan Lapas Banjarmasin kepada masyarakat.

Lapas Banjarmasin terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian agar warga binaan memiliki keterampilan dan pengalaman produktif sebagai bekal ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

Tinggalkan Komentar