Lahan Samboja Terbakar, Tim Gabungan Berhasil Padamkan Api!
KUTAI KARTANEGARA, Gerbangkaltim.com – Ancaman musibah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Beruntung, berkat respons cepat dan sinergi taktis jajaran Polsek Samboja bersama petugas pemadam kebakaran, personil TNI, dan masyarakat peduli api, kobaran si jago merah yang membakar kawasan lahan di Jalan Handil Lusu, RT 011, Kelurahan Kuala, Kecamatan Samboja, berhasil dipadamkan pada Sabtu (10/10/2026) sore.
Musibah karhutla tersebut diperkirakan telah melahap sekitar satu hektare areal semak belukar dan lahan kosong yang mengering akibat cuaca terik. Sesaat setelah menerima laporan dari warga setempat mengenai munculnya asap tebal, tim gabungan yang terdiri dari sembilan personel langsung meluncur ke titik lokasi musibah dengan mengerahkan dua unit armada mobil pemadam kebakaran.
Kapolsek Samboja AKP Mohamad Yazid menjelaskan bahwa kerja keras tim di lapangan berfokus pada teknik pemblokiran arah angin agar amukan api tidak merambat luas menuju area perkebunan warga mapun kawasan pemukiman sekitar. Berkat koordinasi yang terukur, kobaran api berhasil dilokalisir dan dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 15.30 WITA.
“Setelah api utama berhasil dipadamkan, petugas di lapangan langsung melanjutkan proses pembasahan (cooling down) dan pendinginan secara menyeluruh di seluruh titik terdampak. Langkah ini vital dilakukan demi memastikan tidak ada sisa bara api tersembunyi di dalam tanah gambut yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar AKP Mohamad Yazid.
Hingga saat ini, penyebab pasti munculnya titik api di lokasi tersebut masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh unit reskrim Polsek Samboja. Pihak kepolisian menegaskan tidak akan segan menindak tegas pihak-pihak yang terbukti sengaja membuka lahan dengan cara membakar.
Apresiasi tinggi juga disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Dr. Tedy Sopandi, S.I.K., M.Si., atas aksi cepat tanggap yang ditunjukkan oleh personel gabungan di Samboja. Ia menegaskan pentingnya edukasi kolektif agar masyarakat semakin sadar akan bahaya karhutla bagi kesehatan, ekosistem lingkungan, serta perekonomian daerah.
“Penanganan karhutla membutuhkan kesiapsiagaan, respons cepat, dan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” pungkas Kombes Pol Tedy Sopandi.
Sumber: Humas Polda Kaltim
BACA JUGA
