Lapas Banjarmasin Gandeng UIN Antasari, Perkuat Pembinaan Warga Binaan Lewat Program Pengabdian Masyarakat
Banjarmasin, Gerbangkaltim.com— Lapas Kelas IIA Banjarmasin memperkuat program pembinaan warga binaan dengan menggandeng UIN Antasari Banjarmasin melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Selasa (9/6/2026).
Kerja sama yang berlangsung di Aula Jafri Zam-Zam UIN Antasari Banjarmasin itu menjadi langkah strategis dalam menghadirkan program pembinaan yang lebih komprehensif bagi warga binaan melalui keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam berbagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Penandatanganan kerja sama dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Banjarmasin Akhmad Herriansyah didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik) Gilang Wisnuwardhana beserta jajaran. Dari pihak UIN Antasari hadir Wakil Rektor Dr Muhdi, Ketua LP2M Dr Hasni Noor, serta jajaran staf LP2M.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah mengatakan, kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek keterampilan, tetapi juga penguatan mental, pendidikan, dan keagamaan warga binaan.
“Kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menghadirkan pembinaan yang lebih menyeluruh. Kami ingin warga binaan mendapatkan bekal yang cukup, baik dari sisi spiritual, intelektual, maupun psikologis, sehingga mereka lebih siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana,” ujar Akhmad Herriansyah.
Menurut dia, keterlibatan akademisi dan mahasiswa di lingkungan pemasyarakatan diharapkan mampu menghadirkan perspektif baru dalam proses pembinaan serta memperluas akses warga binaan terhadap berbagai program edukatif.
“Melalui sinergi ini, kami berharap tercipta program-program yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi warga binaan. Pembinaan yang berkualitas menjadi salah satu kunci keberhasilan reintegrasi sosial mereka di masa mendatang,” katanya.
BACA JUGA
