LDKS Kartika V-1 Balikpapan: Pangdam VI Buka LDKS Kartika V-1

LDKS
Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono memberikan arahan wawasan kebangsaan kepada 422 peserta LDKS SMP, SMA, dan SMK Kartika V-1 di Aula Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Sabtu (26/9/2026).

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Langkah konkret dalam menyiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia terus digelorakan oleh Jajaran Kodam VI/Mulawarman. Panglima Kodam (Pangdam) VI/Mulawarman, Mayjen TNI Krido Pramono, S.H., M.Si., secara resmi membuka Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) bagi jajaran pelajar SMP, SMA, dan SMK Kartika V-1 Balikpapan Tahun Ajaran 2026/2027 di Lapangan Upacara Makodam VI/Mulawarman, Balikpapan, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan pembentukan karakter berdurasi dua hari ini mengusung tema “Membentuk Jiwa Kepemimpinan yang Berbudi Luhur, Disiplin, Cinta Tanah Air, Cerdas dan Terampil untuk Indonesia Maju”. Sebanyak 422 siswa-siswi pilihan—terdiri dari 349 peserta laki-laki dan 73 peserta perempuan—tampak antusias mengikuti prosesi pembukaan yang berlangsung khidmat.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan utama Kodam VI/Mulawarman, di antaranya Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Andy Setyawan, Irdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Unang Sudargo, Kapok Sahli Pangdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Deni Sukwara, Dandim 0905/Balikpapan, jajaran pengurus Persit KCK PD VI/Mulawarman, pengurus Yayasan Kartika Jaya Cabang V Mulawarman, hingga para kepala sekolah dan guru pendamping.

Dalam amanatnya, Mayjen TNI Krido Pramono menegaskan pentingnya membangun fondasi mental dan karakter kepemimpinan generasi muda di tengah arus modernisasi. Generasi muda bukan sekadar aset, melainkan penentu arah kemajuan bangsa di masa mendatang.

“Sebagai calon pemimpin bangsa, generasi muda perlu memiliki karakter kepemimpinan, tanggung jawab, integritas, dan kemampuan bekerja sama,” ujar Mayjen TNI Krido Pramono di hadapan ratusan siswa.

Pangdam menjelaskan bahwa LDKS dirancang sebagai kawah candradimuka untuk membentuk sikap disiplin, ketangguhan fisik dan mental, wawasan kebangsaan, serta keterampilan sosial. Selama dua hari, para peserta ditempa dengan beragam materi, mulai dari Peraturan Baris-Berbaris (PBB), simulasi dinamika kelompok, hingga edukasi etika dan moralitas.

Pasca-upacara pembukaan, Pangdam VI/Mulawarman secara pribadi memberikan pembekalan wawasan kebangsaan di Aula Makodam VI/Mulawarman. Beliau mengajak para siswa untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit agar kelak mampu bertransformasi dari sekadar pengguna menjadi pengelola dan pemilik kekayaan sumber daya alam Indonesia.

Di era banjir informasi dan media sosial, Mayjen TNI Krido Pramono berpesan agar para siswa senantiasa bijak serta tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau kabar yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan mudah terprovokasi, jangan mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Tetap fokus pada pendidikan, tingkatkan ilmu pengetahuan, bangun karakter, dan persiapkan diri untuk menjadi generasi penerus bangsa,” tegas Pangdam.

Beliau memungkas arahannya dengan mengingatkan bahwa aksi bela negara dapat diwujudkan dalam aktivitas harian yang sederhana namun bermakna, seperti rajin belajar, patuh pada orang tua dan guru, menjaga keharmonisan antarumat beragama, serta menghargai keanekaragaman suku dan budaya di Indonesia.

Sumber: Pendam VI/Mlw

Tinggalkan Komentar