Mahasiswa Uniba Belajar Langsung Teknologi Pengolahan Air di IPAM Kampung Damai

PDAM Balikpapan
Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan (Uniba) mendapat kesempatan mempelajari secara langsung proses pengolahan air minum di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kampung Damai, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com -Mahasiswa Fakultas Vokasi Universitas Balikpapan (Uniba) mendapat kesempatan mempelajari secara langsung proses pengolahan air minum di Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Kampung Damai, Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2026).

Kunjungan observasi yang berlangsung itu menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan praktik pengelolaan air minum di lapangan.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa tidak hanya melihat proses produksi air minum, tetapi juga mendapatkan penjelasan mengenai pengelolaan air baku, tahapan pengolahan hingga air siap didistribusikan kepada masyarakat.

Rombongan mahasiswa diterima Supervisor Humas dan Customer Service Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) Suryo Hadi Prabowo bersama Tim Humas, Tim Teknis Produksi IPAM Kampung Damai, serta Tim Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) PTMB.

Suryo mengatakan, kunjungan mahasiswa menjadi bagian penting dalam memperkenalkan proses pengelolaan air minum secara langsung kepada kalangan akademisi.

“Mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana proses pengolahan air dilakukan, mulai dari air baku sampai menjadi air yang siap didistribusikan kepada masyarakat,” kata Suryo.

Menurut dia, pengalaman belajar di lapangan penting agar mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengetahui kondisi dan tantangan yang dihadapi dalam operasional instalasi pengolahan air.

Selain teknologi pengolahan air, aspek keselamatan dan kesehatan kerja juga menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut.

Mahasiswa mendapatkan penjelasan mengenai penerapan standar K3 di lingkungan IPAM, termasuk pentingnya keselamatan selama menjalankan aktivitas di area instalasi dan ketika berhadapan dengan berbagai peralatan operasional.

“Keselamatan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan operasional. Karena itu, mahasiswa juga perlu memahami bagaimana penerapan K3 dilakukan di lingkungan kerja sebenarnya,” ujar Suryo.

Para mahasiswa tampak antusias mengikuti penjelasan dari tim PTMB. Mereka juga mengamati sejumlah unit dan peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan air serta berdiskusi langsung dengan tenaga teknis.

Kegiatan tersebut sekaligus memberikan gambaran kepada mahasiswa mengenai kompleksitas pengelolaan layanan air minum yang selama ini diterima masyarakat.

Bagi mahasiswa Fakultas Vokasi, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting karena pendidikan vokasi tidak hanya menekankan penguasaan teori, tetapi juga keterampilan dan pemahaman terhadap dunia kerja.

Pihak Universitas Balikpapan pun mengapresiasi penerimaan dan penjelasan yang diberikan jajaran PTMB. Kunjungan diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia kerja.

“Harapannya, kunjungan seperti ini dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan yang bermanfaat bagi mahasiswa serta menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja,” demikian disampaikan pihak Universitas Balikpapan.

Tinggalkan Komentar