Operasi Sarang Narkoba Balikpapan: Brimob Sisir Gunung Bugis
BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com — Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur kembali mempertegas komitmennya dalam memberantas rantai peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya. Pada Jumat dini hari (16/10/2026) mulai pukul 00.50 WITA, tim gabungan Operasi Sarang Narkoba Satbrimob Polda Kaltim menggelar razia intensif di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat. Langkah penindakan proaktif ini difokuskan untuk menyisir serta mensterilkan titik-titik rawan yang disinyalir kerap dijadikan lokasi transaksi dan penggunaan barang haram.
Operasi penertiban dini hari tersebut dipimpin langsung oleh AKBP Temmy Toni, S.I.K. Dalam pelaksanaannya di lapangan, para personel mengedepankan pendekatan profesional, terukur, dan humanis, namun tetap bertindak tegas saat melakukan pemeriksaan fisik, penyisiran gang, hingga pengawasan ketat terhadap pergerakan masyarakat di area target. Langkah taktis ini diambil demi menjamin rasa aman warga sekaligus mewujudkan kawasan Gunung Bugis yang benar-benar bersih dari bahaya narkotika.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan lapangan ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan kepolisian untuk memutus mata rantai peredaran gelap narkoba hingga ke akar-akarnya.
“Kami menegaskan tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi jaringan peredaran maupun penyalahguna narkoba di wilayah Kalimantan Timur. Operasi Sarang Narkoba ini akan terus kami gencarkan secara berkala dan terukur untuk memastikan seluruh kawasan pemukiman warga aman, kondusif, dan bebas dari barang haram,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno. Ia juga meminta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap indikasi atau aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
Pada kesempatan yang sama, Danyon A Pelopor Satbrimobda Kaltim, Kompol Iwan Pamuji, S.H., M.H., menyampaikan imbauan persuasif kepada warga setempat, khususnya kalangan generasi muda, agar membentengi diri dari bahaya ketergantungan obat-obatan terlarang. Menurutnya, sinergi antara aparat penegak hukum dan ketahanan keluarga merupakan benteng terkuat dalam menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.
Sumber: Satbrimobda Polda Kaltim
BACA JUGA
