Peduli Jurnalis, PHKT dan SKK Migas Kalsul Berikan Bingkisan

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) bersama Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) perwakilan Kalimantan Sulawesi menggelar bakti sosial yang ditujukan kepada para jurnalis di Kaltim, termasuk Kota Balikpapan.

Kegiatan ini dihadiri langsung Head of Communication Relations & CID Zona 10 PHKT Visnu Bhawono dan Humas SKK Migas Perwakilan Kalsul Faisal Abdi dan Ary Bagus Pratomo dan perwakilan media.

Visnu menyebut sebagai salahsatu Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di bawah naungan SKK Migas Perwakilan Kalsul merupakan ujung tombak kegiatan hulu migas yang terus bekerja untuk memenuhi target lifting migas nasional.

Sebagai garda terdepan dalam kegiatan hulu migas, PHKT juga bisa merasakan kedekatan emosional dengan para awak media yang selama ini juga tetap bekerja di tengah-tengah pandemi COVID-19.

“Kami selalu membutuhkan dukungan dari teman-teman untuk mewartakan kegiatan di hulu migas, imbas positifnya untuk masyarakat,” ujar Visnu, Rabu (09/03/2022).

Visnu menyebut bakti sosial ini merupakan wujud kepedulian PHKT terhadap jurnalis. Karena menyadari pentingnya peranan media dalam memberikan informasi kepada masyarakat luas. Baik pemberitaan terkait dengan kondisi pandemi COVID-19, kegiatan produksi, maupun perkembangan dalam dunia hulu migas itu sendiri.

Dalam kesempatan itu, Visnu menerangkan bahwa program sosial melalui CSR PHKT pada tahun lalu diganjar penghargaan berupa Proper Emas untuk Tarakan Field dan Proper Hijau untuk Wilayah Kerja Bunyu dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Sebagai bagian dari Zona 10, PHKT juga saat ini membawahi WK di Bunyu dan Tarakan.
“Satu lagi sebenarnya masih eksplorasi tapi sudah melakukan pengeboran, namanya Pertamina Hulu Energi Nunukan Company (PHENC). Satu lagi yang ngebor itu Ambalat,” ungkapnya.

Sehingga kini tugas dan tanggung jawab PHKT semakin berat. Secara keseluruhan, Zona 10 telah mendapat dua Proper Emas dan Proper Hijau serta satu Perca. Yakni penghargaan setara Proper yang menurutnya penting bagi PHKT untuk mempertahankan dan meningkatkan dukungan dari masyarakat di mana PHKT beroperasi.

“Harapannya masyarakat juga mendapat manfaatnya. Kalau migas kan masuk ke negara dan daerah mendapat bagi hasilnya,” terangnya.

Adapun target lifting minyak bumi 1 juta BOPD dan 12 MMSCFD gas sampai 2030 yang diinisiasi SKK Migas dan seluruh KKKS, menjadi tantangan tersendiri, yang memerlukan dukungan dari seluruh stakeholder, termasuk dari media.

“Tantangannya setiap tahun juga semakin berat. Sehingga kita perlu semakin meningkatkan sinergi,” imbuhnya.

Sementara itu, Humas SKK Migas Perwakilan Kalsul melalui Ary Bagus Pratomo mengapresiasi langkah KKKS yakni PHKT atas kepeduliannya terhadap kondisi para jurnalis.

“Kami juga selalu meminta dukungan dan masukan juga dari teman-teman jurnalis sebagai bekal kita menjalankan koordinasi dan bersinergi,” katanya.

Ia menyebut seluruh stakeholder di hulu migas sangat terbuka dengan seluruh masukan dari para jurnalis dalam upaya meningkatkan sinergi yang sudah terjalin selama ini.

“Tidak henti-hentinya kami meminta dukungan untuk kelancaran hulu migas,” imbuhnya.

Sementara itu Perwakilan Media Massa Amir Syarifuddin dari media Inibalikpapan.com juga turut mengapresiasi langkah PHKT atas kepeduliannya terhadap kesrjahteraan para jurnalis, khususnya di Kaltim.

“Teman-teman jurnalis cukup apresiasi dengan konsistensi kepedulian PHKT,” ujarnya.

Amir menyebut hubungan yang terjalin selama ini memang tidak selalu berhubungan dengan pemberitaan kegiatan hulu migas. Melainkan juga mempertahankan jalinan silaturahmi sehingga semua pihak memiliki kedekatan secara emosional, bukan hanya terkait dengan profesionalitas dalam dunia kerja semata.

“Kami berharap pandemi ini bisa jadi endemi. Jadi nanti tidak hanya ada perwakilan dari 5 wartawan saja yang bisa hadir,” ungkapnya.

Menurutnya PHKT merupakan salahsatu operator yang paling mendukung kinerja maupun kesejahteraan para jurnalis. Di mana sampai 2022 ini, baru PHKT yang kembali menggelar kegiatan bakti sosial yang ditujukan kepada para jurnalis.

“Tahun 2020 (saat tinggi-tingginya kasus positif) sangat banyak bantuan. Namun selama 2022 ini baru PHKT yang memulai inisiatif. Harapan kami agar kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: