Pertama di Kaltim, 1.500 Warga Balikpapan Dapat Vaksin Booster

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Balikpapan mulai melaksanakan pemberian vaksin booster kepada 1.500 warga Kota Balikpapan yang termasuk dalam kelompok lansia dan rentan.

Pelaksanaan pemberian vaksinasi ini sebagai tindak lanjut dari Instruksi Presiden Joko Widodo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kepal Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, Kota Balikpapan mewakili Kota dan Kabupaten se Kaltim, untuk melaksanakan vaksinasi dosis ketiga atau booster yang pertama kalinya karena telah memenuhi syarat.

“Kami mewakili Kaltim, melaksanakan pencanangan vaksin lanjutan atau booster pada hari ini. Kita dapat melaksanakan amanat dari Bapak Presiden dan Menteri Kesehatan yang baru pun disampaikan Sore menjelang magrib kemarin,” ujar Dio sapaan akrabnya, Rabu (12/01/2022).

Dio menambahkan, saat ini cakupan vaksinasi umum di Kota Balikpapan telah mencapai 110 persen untuk dosis satu dan 86,23 persen dosis kedua. Sedangkan untuk kelompok lansia sudah mencapai 76 persen dan vaksinasi anak 74,52 persen.

“Capaian ini yang membuat Balikpapan masuk kabupaten kota yang boleh menjalankan vaksinasi lanjutan pada hari ini,” tegasnya.

Dio yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan mengatakan, jumlah sasaran hari ini sebanyak 1.500 dosis dengan prioritas utama lansia dengan jangka waktu vaksin kedua enam bulan lalu.

“Diberikan kepada usia 18 tahun keatas, namun prioritas lansia. Kemudian berjarak enam bulan dari vaksinasi keduanya. Jadi dari hitungan kami yang divaksin sampai 11 Juli dapat divaksin hari ini,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan vaksinasi ini, katanya, warga yang di vaksin adalah mereka yang telah registrasi dan mendapatkan tiket elektronik melalui aplikasi Peduli Lindungi. Namun jika ada yang terkendala keterbatasan akan dilayani secara manual.

“Bagi yang terkendala keterbatasan mengakses peduli lindungi tetap kami layani dan kami buatkan registrasi dengan cara manual,” ujarnya.

Dia menambahkan,vaksinasi dosis ketiga di Kota Balikpapan saat ini menggunakan vaksin moderna.

“Karena memiliki stok yang ada moderna maka kita gunakan itu. Meskipun juga diperkenankan menggunakan Astarzaneca dan Pfizer,” ujarnya.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud bersama Forkopimda yang membuka secara resmi pelaksanan vaksinasi ketiga atau booster ini menyaksikan secara langsung pemberian vaksin pada perwakilan kelompok lansia dan kelompok rentan.

“Ini kita prioritaskan kepada mereka yang sudah vaksin dua kali dan lansia,” ujarnya.

Rahmad menambahkan, evaluasi pasca natal dan tahun baru, kondisi Kota Balikpapan dapat dikatakan dalam kondisi aman dari COVID-19. Namun demikian saat ini pihaknya masih menelusuri adanya ada beberapa klaster .

“Mudah mudahan tidak menambah klaster baru,” tegasnya.

Sedangkan PTM 100 persen, katanya, Pemkot Balikpapan terus melakukan pemantuan karena pelaksanaannya sudah sesuai ketentuan. Selain itu pelaksanaannya juga tidak penuh misalnya bagi anak SD cumin dua jam saja.

Sementara itu, salah seorang lansia penerima vaksin booster, Suryanto mengatakan, pemberian vaksin booster ini sebagai bentuk langkah antisipasi pemerintah dalam menghadapi berbagai jenis gelombang COVID-19 dengan berbagai variannya.

“Mudah mudah tidak terjadi gelombang COVID-19 berikutnya, dan ini Langkah yang bagus dari pemerintah dalam antisipasi, jangan sampai terulang seperti gelombang kedua lalu,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *