Perwira Siswa Seskoal Dapat Pemaparan Proses Bisnis Kilang Dari KPI Unit Balikpapan

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Operasional kilang balikpapan yang dikelola PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Salah satunya adalah TNI Angkatan Laut. Untuk itu, PT KPI Unit Balikpapan menjelaskan proses bisnis kilang kepada Perwira Siswa Dikreg Seskoal Angkatan ke 60. (Rabu, 18/05).

“Tujuan kami datang ke Pertamina Balikpapan adalah untuk mendapatkan penjelasan mengenai proses di Pertamina sebagai bahan bagi para Perwira Siswa Dikreg Seskoal Angkatan ke 60,” ujar Dosen Pembimbing Seskoal Angkatan 60 Kolone Laut (E) Christian Lumban Tobing.

Kunjungan ini juga dimaksudkan untuk mencari potensi sumber daya nasional terutama sarana dan prasarana untuk mendukung tujuan pertahanan negara di laut, apalagi Kalimantan Timur akan menjadi pusat Ibu Kota Negara. Oleh karena itu diperlukan data-data yang dapat mendukung tugas pokok TNI dalam mempertahankan wilayah IKN. Dia juga menyampaikan harapannya agar para perwira siswa ini mendapatkan informasi lengkap langsung dari Pertamina.

Menanggapi kunjungan yang dilakukan, Area Manager Communication, Relations & CSR KPI Unit Balikpapan Ely Chandra Peranginangin mengatakan bahwa Pertamina menyambut baik program yang dilakukan.

“Merupakan sebuah kehormatan bagi Pertamina dapat memberikan pemaparan dan penjelasan proses bisnis kepada perwira siswa TNI Angkatan Laut,” kata Chandra.

Dia mengatakan bahwa Pertamina memerlukan dukungan dari semua pemangku kepentingan agar operasional kilang dapat berjalan dengan baik. “Wilayah kerja KPI Unit Balikpapan sangat memerlukan dukungan TNI AL, apalagi PT KPI Unit Balikpapan juga mengoperasikan fasilitas produksi yang berada di laut,” jelas Chandra.

Sebagai informasi, KPI Unit Balikpapan juga mengoperasikan beberapa fasilitas yang berada di laut diantara Single Point Mooring (SPM) serta jalur pipa dari Terminal Lawe-Lawe ke Kilang di Balikpapan.

“Semoga suatu saat nanti, para perwira siswa yang ikut pada kegiatan ini suatu saat kembali ke Balikpapan dan Kalimantan Timur dan menjadi para pemimpin,” tutup Chandra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *