Pesan Istri di Tengah Proyek Kilang: Pulang Selamat Jadi Pengingat Pekerja KPB
Balikpapan, Gerbangkaltim.com. — Pesan sederhana dari seorang istri menjadi pengingat bagi para pekerja proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan untuk selalu mengutamakan keselamatan kerja.
Pesan itu disampaikan Nuryah, istri Agus Setyawan, pekerja PT BIMA, saat mengikuti kegiatan Toolbox Meeting (TBM) di Area 37-ISBL, Jumat (18/9/2026).
Kehadirannya merupakan bagian dari program Family Visit yang dijalankan PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB).
Di hadapan suami dan pekerja lainnya, Nuryah mengingatkan bahwa setiap pekerja memiliki keluarga yang menunggu kepulangan mereka setelah bekerja.
“Saya selalu terapkan berdoa sebelum bekerja, karena di sana ada keselamatan. Aku bilang begitu. Dan di rumah juga ada istri sama anak yang menunggu, mengharap Bapak pulang dengan selamat,” ujar Nuryah.
Menurut Nuryah, doa sebelum bekerja telah menjadi kebiasaan yang ia tanamkan bersama suaminya. Terlebih, aktivitas di lingkungan proyek kilang memiliki risiko yang harus diantisipasi melalui penerapan keselamatan kerja.
Ia pun meminta para pekerja tidak mengabaikan aspek keselamatan dalam setiap aktivitas, termasuk konsisten menerapkan KARIB atau Kajian Risiko Pribadi.
“Untuk bapak-bapak, hati-hati ya dalam bekerja, berdoa sebelum bekerja, karena masih ada istri dan anak yang menunggu bapak-bapak di rumah pulang dengan selamat, sehat, tidak terjadi apa pun,” katanya.
Bagi Nuryah, kesempatan datang langsung ke area proyek juga menjadi pengalaman yang berkesan. Ia mengaku bahagia sekaligus terharu karena dapat melihat langsung lingkungan kerja suaminya.
“Bahagia, terharu, ya bangga juga sih. Karena belum pernah ke sini, jadi terima kasih untuk PT KPB yang sudah memberikan apresiasi kepada suami saya,” ucapnya.
Program Family Visit KPB tidak hanya menjadi kesempatan bagi keluarga untuk melihat lingkungan kerja pekerja. Program tersebut juga digunakan sebagai pendekatan humanis untuk memperkuat kesadaran bahwa keselamatan kerja memiliki kaitan langsung dengan keluarga.
VP Legal & Relation PT Kilang Pertamina Balikpapan, Asep Sulaeman mengatakan, Family Visit merupakan salah satu dari 12 inisiatif program budaya selamat yang dijalankan perusahaan.
Program tersebut dilakukan untuk memperkuat perilaku aman pekerja, terutama di tengah aktivitas proyek RDMP Balikpapan yang telah melewati fase konstruksi dan memasuki tahapan berikutnya menuju target start-up.
“Melalui pendekatan humanis ini, perusahaan berharap setiap pekerja senantiasa mengingat bahwa keselamatan diri bukan hanya untuk dirinya sendiri, melainkan juga untuk orang-orang tercinta yang menanti di rumah,” kata Asep.
Menurut dia, pesan yang disampaikan keluarga diharapkan dapat menjadi pengingat tambahan bagi pekerja untuk selalu menjalankan prosedur keselamatan dalam setiap aktivitas di area kerja.
KPB juga memastikan program tersebut akan terus dilanjutkan di sejumlah area kerja lainnya. Langkah itu menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun budaya keselamatan yang berkelanjutan di lingkungan proyek RDMP Balikpapan.
BACA JUGA
