walikota
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Dadang Rizki Ratman dan Kepala Subdit Promosi Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Trindiana Tikupasang perwakilan Kemenparekraf RI membuka secara resmi Balikpapan Festival 2022.

Petikan Alat Musik Sampeq Tandai Pembukaan Balikpapan Festival 2022

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, didampingi Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Utama Dadang Rizki Ratman dan Kepala Subdit Promosi Wilayah Kalimantan dan Sulawesi, Trindiana Tikupasang perwakilan Kemenparekraf RI membuka secara resmi Balikpapan Festival 2022.

Selain dalam rangka memperingati Hari Pariwisata Sedunia pada tanggal 27 September dan juga Hari Batik Nasional pada tanggal 2 Oktober, kegiatan ini juga terpilih masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) oleh Kemenparekraf RI. Selain itu juga sejalan dengan pemindahan IKN dan Kota Balikpapan sebagai kota penyangga IKN, Disporapar mengambil tema “Nusantara Kita”.

Kepala Disporapar Kota Balikpapan, Cokorda Ratih Kusuma berharap kegiatan Balikpapan Festival 2022 ini dapat membangkitkan lagi semangat kolaborasi di seluruh elemen masyarakat dalam mengangkat potensi pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Kegiatan ini harapannya dapat memberikan wadah bagi para pelaku ekonomi kreatif guna meningkatkan perekonomian Kota Balikpapan,” ujarnya, Jumat (30/9/022) malam.

Di Balikpapan Festival 2022 kali ada beragam kegiatan yang dilaksanakan diantaranya, festival musik dengan kategori pelajar dan umum yang diselenggarakan di BSCC Dome. Mulai 30 September hingga 2 Oktober 2022, kemudian juga ada fashion show busana adat dan Batik dengan desainer lokal berasal dari Balikpapan, Samarinda dan Bontang.

Selanjutnya, juga ada kuliner Nusantara yaitu tenant kuliner yang diikuti paguyuban dan pelaku ekonomi kreatif, dan choral, Oschestra, Folklore Festival (COFF). Paduan suara, orkestra dan tarian dengan peserta asa Makassar, Polewali Mandar, Samarinda dan Tenggarong. 1 Oktober 2022

Dan juga ada Barista Nusantara Championship, yang diikuti secara lokal (kota) hingga tingkat provinsi dengan jumlah 71 peserta.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, Pemkot Balikpapan mendukung penuh kegiatan ini dengan harapan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan dalam dan luar daerah serta mendorong peningkatan perputaran perekonomian Kota Balikpapan.

“Kami tunggu instruksi Kemenparekraf RI karena Balikpapan memiliki semua aspek peranan penting dan strategis dalam pembangunan IKN ke depannya,” ujarnya.

Sedangkan Dadang mewakili Menparekraf menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi Pemkot Balikpapan dan khususnya Disporapar.

“Saya sampaikan 3A, pertama Alhamdulillah, puji syukur kegiatan ini bisa terselenggara; kemudian Apresiasi, ditujukan pada Disporapar Kota Balikpapan, dukungan para tokoh dan para pengisi acara ini; serta Akhirnya, Balikpapan Festival saya buka dengan mengucap Bismillah,” ucapnya.

Balikpapan, menurutnya, telah berhasil mengkombinasikan 3C dalam kegiatan ini, yaitu: Costume para pengisi acara (penari, MC dan lain-lain) yang didesain khusus serta para peraga busana; Coreography, padu padan koreo tradisional dan modern; dan Composer (Komposisi Musik).

Dibuka dengan Tarian Tradisional dan peragaan busana (fashion show) daerah khas Kota Balikpapan.

Para pejabat kemudian meninjau lokasi Kuliner Nusantara di Halaman Parkir BSCC Dome. Dalam kesempatan Wali Kota Balikpapan juga sempat meminta masyarakat yang hadir untuk mendukung Kota Balikpapan sebagai kota paling dicintai di dunia 2022 dengan voting #welovebalikpapan.

Balikpapan masuk nominasi Kota Paling Dicintai di Dunia, tolong masyarakat bantu vote.

“Sehingga kita bisa memenangkan predikat itu dan membuktikan bahwa Balikpapan nyaman dihuni, modern, maju dan sejahtera dalam bingkai madinatul iman,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *