Pimpinan MPR Tinjau Kesiapan IKN, Pemindahan Tunggu Arahan Presiden
Nusantara, Gerbangkaltim.com — Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bersama pimpinan fraksi dan alat kelengkapan MPR melakukan kunjungan kerja ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Senin (20/4). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kesiapan infrastruktur dan fasilitas penunjang rencana perpindahan lembaga negara ke ibu kota baru.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) MPR RI, Siti Fauziah menyampaikan, agenda utama kunjungan meliputi peninjauan kawasan persil MPR, bandara, jalan tol, fasilitas kesehatan, hingga kantor otorita IKN.
“Yang pertama kita akan ke kantor IKN untuk mendapatkan presentasi terkait perkembangan pembangunan. Setelah itu kita meninjau persil MPR untuk melihat sejauh mana progresnya, termasuk apakah sudah ada peletakan batu pertama,” ujarnya, Senin (20/4/2026).
Selain itu, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi masjid, rumah sakit, serta infrastruktur pendukung lainnya yang telah dibangun di kawasan IKN. Bandara Otorita IKN menjadi salah satu fokus peninjauan, mengingat fasilitas tersebut akan menjadi pintu masuk utama bagi mobilitas pejabat dan aparatur negara.
Terkait jadwal pemindahan MPR ke IKN, Sekjen menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya menunggu arahan Presiden.
“Kalau pindah, kita tergantung arahan dari Presiden. Yang penting, kalau semuanya sudah siap, baru kita akan memindahkan ASN dari legislatif, yudikatif, dan eksekutif ke IKN,” katanya.
Ia menambahkan, desain kawasan persil MPR sebenarnya telah dirancang sejak 2022 melalui proses sayembara. Namun, saat ini masih dimungkinkan adanya penyesuaian sesuai kebutuhan terbaru.
“Gambaran kasarnya sudah ada sejak 2022, bahkan detail ruangannya juga sudah dirancang. Tinggal penyesuaian dengan kebutuhan saat ini,” jelasnya.
Sekjen juga menyinggung adanya upaya efisiensi anggaran di tengah rencana pemindahan tersebut. Meski demikian, ia memastikan kebutuhan strategis terkait perpindahan tetap menjadi prioritas.
“Ada efisiensi, tapi kebutuhan perpindahan juga ada. Jadi nanti akan disesuaikan mana yang bisa diefisiensi dan mana yang memang menjadi kebutuhan utama,” ujarnya.
Dalam kunjungan ini, sejumlah pimpinan MPR yang telah mengonfirmasi kehadiran antara lain Ketua MPR, Ahmad Muzani, Hidayat Nur Wahid, Edi Suparno, dan Rusli Kirana, beserta pimpinan fraksi dan alat kelengkapan MPR lainnya.
Kunjungan ini diharapkan memberikan gambaran menyeluruh mengenai kesiapan IKN sebagai pusat pemerintahan baru, sekaligus menjadi dasar pertimbangan dalam menentukan waktu pemindahan lembaga negara ke Nusantara.
BACA JUGA
