Simpang Wika dan Grand City Target Penling Polresta Balikpapan

Satlantas
Personel Satlantas Polresta Balikpapan pimpinan Kasat Lantas Kompol M.D. Djauhari, S.H., M.H., saat memberikan imbauan Penling dan edukasi tertib berlalu lintas di Simpang Grand City Km 7, Balikpapan, Selasa (3/11/2026) pagi.

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Simpang Wika dan Grand City Kilometres 7 menjadi sasaran utama giat Penerangan Keliling (Penling) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Balikpapan dalam rangkaian pelaksanaan Operasi Patuh Mahakam 2026, Selasa (3/11/2026). Aksi simpatik mengedukasi pengguna jalan ini dimulai sejak pukul 06.30 WITA demi menjamin kelancaran arus kendaraan saat warga memulai aktivitas pagi.

Kegiatan sosialisasi keselamatan berlalulintas ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari, S.H., M.H., bersama personel Satgas Preventif yakni Aiptu Slamet dan Aiptu Iwan Kurniawan. Petugas mengoptimalkan pengeras suara pada kendaraan dinas untuk mengimbau para pengendara motor maupun mobil agar senantiasa mendahulukan keselamatan jiwa di jalan raya.

Dua persimpangan tersebut dipilih lantaran memiliki volume mobilitas kendaraan yang sangat tinggi pada jam kerja dan jam sekolah. Kehadiran personel Polresta Balikpapan di simpul rawan kemacetan ini difokuskan untuk menertibkan antrean kendaraan, menanamkan kesadaran mematuhi rambu-rambu, serta mencegah aksi saling menyerobot yang dapat memicu kecelakaan fatal.

Selain menyuarakan imbauan keselamatan melalui mikrofon, petugas di lapangan juga melakukan interaksi dan edukasi langsung kepada pengemudi yang berhenti di lampu merah. Pendekatan persuasif dan humanis ini terbukti efektif menarik simpati serta meningkatkan kepatuhan pengendara.

Kasat Lantas Polresta Balikpapan Kompol M.D. Djauhari menegaskan bahwa kunci utama keselamatan jalan raya berada pada kesadaran dan disiplin individu saat berkendara.

“Kami mengedepankan penanganan preventif melalui Penerangan Keliling ini agar pesan Kamseltibcarlantas tersampaikan secara langsung kepada pengguna jalan. Mematuhi rambu dan marka di persimpangan seperti Simpang Wika dan Grand City bukan hanya menghindarkan dari kemacetan, tetapi juga melindungi diri kita dan orang lain dari bahaya kecelakaan,” ujar Kompol M.D. Djauhari.

Selama seluruh rangkaian Penling Operasi Patuh Mahakam 2026 berlangsung, arus lalu lintas di kawasan lintasan utama Km 7 terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Polresta Balikpapan mengimbau seluruh elemen warga agar senantiasa menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya bersama.

Sumber: Humas Polresta Balikpapan

Tinggalkan Komentar