Wagub Kaltim dan Pj Sekda Balikpapan Salat Id di Lapangan Medeka

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Ribuan warga kembali bisa melaksanakan Salat Id secara berjamaah di lapangan Merdeka Balikpapan setelah dua tahun ini tidak bisa melaksanakannya karena pandemi. Salat di Lapangan Merdeka ini dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Pj Sekda Kota Balikpapan Muhaimin.

Pj Sekda Kota Balikpapan, Muhaimin yang membaca sambutan Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud yang pada saat bersamaan sedang melaksanakan salat eid di Balikpapan Islamic Center mengatakan, setelah ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), berdampak pada penambahan jumlah penduduk Kota Balikpapan.

Apalagi secara geografis Kota Balikpapan dekat dengan IKN Nusantara dan menjadi penyangga ibu kota baru itu. Kurun waktu 4 bulan, Januari hingga April 2022, Kota Minyak mengalami penambahan penduduk ribuan jiwa.

“Pada 2022 hingga April ini Kota Balikpapan mengalami penambahan penduduk sebanyak enam ribu jiwa,” ujar, Senin (2/5/2022).

Penambahan ini masih kategori normal, dan diprediksi akan semakin bertambah menjelang pindahnya IKN di Provinsi Kaltim secara resmi.

‘Apalagi nanti infrastruktur Kota Balikpapan semakin lengkap, maka akan semakin banyak warga yang berminat menetap di Kota Balikpapan,” tambahnya.

Pada momen Idulfitri ini, Pemerintah kota mengajak seluruh masyarakat Kota Balikpapan untuk semakin menumbuhkan semangat dengan bekerja, berkarya bersinergi bersama untuk kemajuan pembangunan.

“Balikpapan akan menjadi pintu gerbang dan penyangga IKN. Semoga dengan kondisi tersebut, kita semua tetap bersama-sama menjaga agar Kota Balikpapan tetap menjadi rumah yang nyaman dihuni,” ungkapnya.

Pelaksanaan salat idulfitri 1 Syawal 1443 Hijriah di Lapangan Merdeka dengan Imam Syekh Abdul Qowi dan Khatib Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi yang menjadi khatib dalam pelaksanan salat eid di lapangan merdeka. Hadi Mulyadi memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kepada warga Kaltim mohon maaf lahir batin, dimana poin penting perayaan idul fitri yakni kepedulian berbagi kepada sesama, oleh karena itu dalam membangun bangsa yang besar ini jika semua elemen masyarakat punya kepedulian sesama, dan ini diingatkan dengan datangnya bulan suci ramadan, tidak bisa bernegara dan beragama yang baik jika tidak memiliki kebersamaan.

“Kalau berdasarkan data kasus covid-19 sudah menurun signfikan dan tetap patuhi prokes, tetapi arus balik di bulan Mei ini diharaokan tidak ada peningkatan kasus yang signifikan, maka tidak mungkin akan mengubah pandemi menjadi endemi. Terlihat dari aktivitas mudik yang sudah diperbolehkan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: