Pemkot
Pemkot Balikpapan berencana akan mengundang perwakilan KONI, Atlit, Pelatih dan orang tua atlit untuk membahas tentang keikutsertaan kontingen Balikpapan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Berau pada November 2022 mendatang. Senin (24/10/2022).

Wali Kota Akan Undang Perwakilan Atlit Bahas Keikutsertaaan Porprov Berau

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemkot Balikpapan berencana akan mengundang perwakilan KONI, Atlit, Pelatih dan orang tua atlit untuk membahas tentang keikutsertaan kontingen Balikpapan dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII di Berau pada November 2022 mendatang.

Undangan ini disampaikan menyusul aksi unjuk rasa damai yang dilakukan perwakilan KONI, Atlit, Pelatih dan orang tua atlit yang tergabung dalam Forum Cabang Olahraga (Cabor) Kota Balikpapan di depan Kantor Wali Kota Balikpapan.

Plt Asisten Satu Sekdakot Balikpapan Zulkifli yang mewakili Wali Kota Balikpapan menemui langsung para pengunjukrasa dan menyatakan Pemkot Balikpapan akan mengundang perwakilan pengunjukrasa untuk membicarakan masalah ini.

“Kita akan undang Rabu (26/10/2022), di Pemkot Balikpapan untuk membahasa ini bersama Wali Kota Balikpapan, jabatan saya jaminannya,” ujarnya.

Zulkifli menyampaikan permohonan maaf wali kota karena tidak bisa menemui para pengunjukrasa karena sedang ada kegiatan mempersiapkan kunjungan kerja presiden ke Kota Balikpapan.

“Hari ini belum bisa ditemui karena masih ada kegiatan. Besok juga nggak bisa karena ada tamu kehormatan Presiden RI di Kaltim. Jadi bisanya itu Rabu, dan itu nanti kami yang mengundang langsung untuk membahas hal ini,” jelasnya

Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Balikpapan, Rustam mengatakan, aksi demo damai ini dilakukan untuk menyampaikan kepada wali kota dan meminta kepastian mengenai keberangkatan atlet-atet Balikpapan.

“Dalam aksi damai ini kami juga berharap pak wali kota punya hati nurani untuk melihat kondisi anak-anak kita. Karena kami yakin pak wali tidak akan mematikan prestasi anak anak ini, saya yakin itu. Dalam aksi ini kami juga harapkan pak wali dapat mengambil satu kebijakan yang positif bagi anak-anak kita. itu tujuan aksi pada hari ini,” ujarnya.

Rustam menambahkan, pihaknya juga meminta wali kota sesuai dengan hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 18 Oktober lalu, antara DPRD dan KONI agar keputusannya tidak dianulir wali kota.

“Karena teknik dan pembiayaan kemarin sudah disepakati,” tegasnya.

Aksi demo damai, katanya, murni aksi yang diinisiasi dari Forum Cabor dan KONI yang mendampingi.

Dalam aksi ini para pengunjukrasa juga melakukan penggalangan dana dan mengajak seluruh warga Balikpapan khususnya pencinta olahraga agar ikut berpartisipasi karena melihat kondisi yang ada.

“Penggalangan dana ini merupakan inisiatif Cabor yang dilakukan oleh para orang tua, atlet dan para pelatih,” ucapnya.

Penggalangan dana ini akan dilakukan hingga Sabtu mendatang karena dijadwalkan atlet berangkat pada 3 November khususnya yang bertanding di Bidik -Biduk.

Rustam juga menegaskan atlet akan tetap berangkat. Pasalnya, jika tidak diberangkatkan, maka ada tiga fase prestasi ini akan habis dan tidak bisa bertanding ke event yang lebih tinggi apakah itu PON atau Sea Games.

“Kalau memang tidak ada anggaran. Kami meminta kepada orang tua bergotong royong untuk mandiri. Mau tak mau berangkat melalui jalur darat. Itu tegas kita akan berangkatkan,” paparnya.

”Untuk dana penggalangan yang sudah terkumpul saat ini ada Rp400 juta, baik itu bantuan dari orang tua atlet, tokoh masyarakat, dan pengurus KONI yang memang memiliki rezeki. Kami berharap masyarakat umum ikut membantu dan perihatin,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *