Wali Kota Balikpapan Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, Data Akurat Jadi Dasar Pembangunan Balikpapan

Pemkot Balikpapan
Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., saat dilakukan pendataan sensus ekonomi tahun 2026 di Rumjab Wali Kota Balikpapan, Jum'at (19/6/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengajak masyarakat dan seluruh pelaku usaha untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Balikpapan.

Pendataan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk memperoleh gambaran terkini kondisi perekonomian daerah sekaligus menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menegaskan, sensus ekonomi tidak sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan instrumen strategis untuk menghasilkan data yang akurat dan mutakhir guna mendukung perencanaan pembangunan daerah.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar pendataan, tetapi upaya strategis untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, dan menjadi dasar kebijakan yang tepat sasaran,” kata Rahmad Mas’ud, Jum’at (20/6/2026).

Menurut dia, hasil sensus akan memberikan gambaran menyeluruh mengenai perkembangan sektor usaha di Balikpapan, termasuk potensi ekonomi dan berbagai tantangan yang dihadapi para pelaku usaha. Informasi tersebut akan menjadi landasan bagi pemerintah dalam menyusun program pembangunan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Rahmad Mas’ud menjelaskan, data yang valid sangat diperlukan untuk memetakan kondisi ekonomi daerah di tengah pertumbuhan investasi dan aktivitas usaha yang terus meningkat. Dengan demikian, berbagai program yang dijalankan pemerintah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Dengan data yang akurat, pemerintah dapat merancang program pembangunan yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, Rahmad menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, serta instansi terkait agar memberikan dukungan penuh. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu memastikan pendataan menjangkau seluruh pelaku usaha di Kota Balikpapan.

Selain dukungan pemerintah, partisipasi masyarakat dan pelaku usaha juga dinilai menjadi faktor penting dalam menentukan kualitas hasil sensus. Karena itu, Rahmad mengimbau masyarakat agar memberikan informasi yang benar, lengkap, dan sesuai kondisi kepada petugas yang melakukan pendataan.

“Partisipasi aktif masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan, sehingga kebijakan yang disusun benar-benar berdampak pada kesejahteraan,” ujarnya.

Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 menjadi momentum penting bagi Balikpapan untuk memperoleh potret terbaru perekonomian daerah. Data yang terkumpul nantinya diharapkan mampu memperkuat daya saing daerah, membuka peluang ekonomi baru, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

“Melalui data yang akurat, kita bisa merancang masa depan Balikpapan lebih baik. Mari sukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi kemajuan daerah,” kata Rahmad Mas’ud.

Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat menghasilkan basis data yang komprehensif mengenai aktivitas ekonomi di Balikpapan, sehingga menjadi pijakan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar