419 ASN Perempuan Balikpapan Sudah Jalani Vaksinasi HPV, Pemkot Dorong Pencegahan Kanker Serviks
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Pemerintah Kota Balikpapan mendorong pencegahan kanker serviks melalui program vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) bagi aparatur sipil negara (ASN) perempuan dan keluarga di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Program tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-55 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) tahun 2026 dan dilaksanakan melalui kolaborasi Pemkot Balikpapan, Korpri, PT Bio Farma, serta tenaga kesehatan.
Asisten III Bidang Administrasi dan Pembangunan Pemkot Balikpapan, Andi Sri Juliarty mengatakan, kesehatan merupakan modal utama bagi ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kota Balikpapan, saya menyampaikan apresiasi kepada Korpri Balikpapan, PT Bio Farma, seluruh tenaga kesehatan dan panitia yang telah bekerja sama menyelenggarakan kegiatan ini,” kata Andi Sri Juliarty saat membacakan sambutan Wali Kota Balikpapan, Senin (26/10/2026).
Menurut dia, pengabdian Korpri tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan tugas pemerintahan, tetapi juga mencakup kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan ASN beserta keluarganya.
Ia menekankan pentingnya pencegahan penyakit, termasuk kanker serviks yang salah satu faktor risikonya berkaitan dengan infeksi HPV.
“Menjaga kesehatan tidak boleh menunggu sampai kita jatuh sakit. Kita perlu membangun kesadaran untuk melakukan pencegahan, menjalani pola hidup sehat dan memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Dio sapaan akbarnya menjelaskan, vaksinasi HPV merupakan salah satu langkah untuk menurunkan risiko kanker serviks. Namun, vaksinasi bukan satu-satunya upaya pencegahan.
Ia meminta peserta tetap mengikuti edukasi kesehatan dan pemeriksaan atau skrining sesuai usia serta rekomendasi tenaga kesehatan, meski telah mendapatkan vaksinasi.
“Setelah mendapatkan vaksin nanti tetap mengikuti edukasi yang diberikan dan jangan lupa menindaklanjuti sampai selesainya tiga kali,” katanya.
Andi juga meminta seluruh kepala perangkat daerah membantu menyosialisasikan program tersebut kepada ASN di lingkungan kerja masing-masing, termasuk mengenai persyaratan, jadwal, biaya jika ada, serta tahapan vaksinasi berikutnya.
“Kita ingin membangun lingkungan kerja yang produktif di Balikpapan, sehat dan peduli terhadap kesehatan pegawainya,” ujarnya.
419 peserta telah divaksin
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan sekaligus Ketua Panitia HUT ke-55 Korpri, Alwiati, mengatakan program vaksinasi HPV merupakan bagian dari upaya pencegahan penyakit melalui vaksinasi.
Menurut Alwiati, vaksinasi HPV tidak hanya menyasar perempuan usia produktif, tetapi juga diberikan kepada anak-anak melalui program imunisasi di sekolah, termasuk siswa kelas 5, kelas 6 SD dan kelas 9.
“Vaksin HPV merupakan salah satu langkah penting untuk mencegah terjadinya infeksi penyebab kanker serviks,” kata Alwiati.
Ia menyebut kanker serviks masih menjadi salah satu ancaman serius bagi kesehatan perempuan. Berdasarkan data yang disampaikannya, WHO memperkirakan terdapat sekitar 660 ribu kasus kanker serviks di dunia pada 2022, dengan sekitar 350 ribu kematian.
Sementara di Indonesia, pada tahun yang sama diperkirakan terdapat sekitar 36 ribu kasus baru dan 21 ribu kematian akibat kanker serviks. Karena itu, kata Alwiati, pencegahan tidak hanya dilakukan melalui vaksinasi HPV, tetapi juga skrining HPV DNA.
“Selain pemberian vaksinasi HPV, kami juga melakukan screening HPV DNA,” ujarnya.
Ia menjelaskan vaksinasi HPV bertujuan memberikan perlindungan terhadap infeksi HPV, sedangkan pemeriksaan HPV DNA merupakan metode skrining untuk mendeteksi keberadaan materi genetik HPV berisiko tinggi.
Dalam pelaksanaan program tersebut, Alwiati menyebut sebanyak 419 peserta telah mendapatkan vaksinasi HPV, termasuk peserta yang telah menyelesaikan hingga dosis ketiga. Selain itu, terdapat 75 peserta baru yang mengikuti vaksinasi.
“Total yang sudah tervaksin adalah 419 peserta dan sudah selesai sampai pada dosis tiga. Kemudian, untuk wanita, kota juga sudah melaksanakan vaksinasi pada 75 peserta baru,” katanya.
Alwiati berharap program tersebut dapat meningkatkan kesadaran ASN perempuan untuk melakukan pencegahan kanker serviks sejak dini.
“Kami berharap seluruh ASN perempuan dapat memanfaatkan program ini sehingga pencegahan terhadap penyakit dapat dilakukan lebih baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dio juga mengingatkan ASN dan jajaran Pemkot Balikpapan untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Imbauan itu disampaikan karena kondisi udara Balikpapan masih terdampak asap akibat kebakaran hutan dan lahan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan)
BACA JUGA
