Brimob Kaltim Patroli Warga, Cegah Kebakaran di Balikpapan

Brimob
Personel Tim Patroli Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kaltim menyambangi warga di Balikpapan Utara sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas dan pencegahan kebakaran.

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com – Patroli Brimob Kaltim di Balikpapan Utara tidak hanya menyasar upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga menjadi ruang bagi polisi untuk mengingatkan warga tentang bahaya kebakaran akibat pembakaran sampah sembarangan.

Kegiatan tersebut dilakukan Tim Patroli Kompi 1 Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur, Jumat (4/9/2026). Dipimpin Bripka Bayu Teguh bersama tiga personel lainnya, tim menyambangi sejumlah kawasan di Balikpapan Utara.

Patroli menyasar kawasan permukiman padat di Kilometer 3, Kelurahan Gunung Samarinda, hingga kawasan Agro Wisata Kilometer 23, Kelurahan Karang Joang.

Di setiap lokasi, personel tidak sekadar melakukan pemantauan. Mereka juga membuka komunikasi dengan masyarakat melalui dialog langsung untuk mengetahui kondisi lingkungan sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya preventif agar potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan dicegah sejak dini.

Warga Diingatkan Bahaya Bakar Sampah

Salah satu perhatian personel dalam patroli kali ini adalah potensi kebakaran yang dapat bermula dari aktivitas sederhana di lingkungan masyarakat.

Warga diimbau tidak membakar sampah secara sembarangan, baik di sekitar permukiman maupun lahan terbuka. Api yang awalnya kecil dapat berkembang menjadi kebakaran apabila tidak diawasi, terlebih ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

Personel Brimob mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.

Imbauan tersebut menyasar bukan hanya keselamatan lingkungan, tetapi juga perlindungan terhadap warga dari kemungkinan kerugian materi maupun ancaman terhadap keselamatan jiwa.

Melalui komunikasi secara langsung, pesan pencegahan diharapkan lebih mudah diterima masyarakat karena disampaikan dalam suasana dialog yang santai dan terbuka.

Brimob Kedepankan Pendekatan Humanis

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol Ronny Suseno menegaskan bahwa patroli sambang merupakan salah satu bentuk kehadiran personel di tengah masyarakat.

Menurutnya, keamanan lingkungan membutuhkan komunikasi dua arah antara aparat dan warga. Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi gangguan, tetapi juga berupaya membangun kesadaran masyarakat sebelum persoalan muncul.

“Patroli sambang ini merupakan wujud kehadiran Brimob di tengah masyarakat untuk membangun komunikasi dua arah yang solid,” ujar Ronny Suseno.

Ia meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk risiko kebakaran akibat aktivitas pembakaran sampah yang tidak dilakukan dengan benar.

Ronny menilai kepedulian masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman.

“Kami mengingatkan seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan bersama, salah satunya dengan menghindari kebiasaan membakar sampah tanpa pengawasan,” katanya.

Menurutnya, upaya menjaga keamanan dan keselamatan lingkungan tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat. Peran warga menjadi penting karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan kondisi lingkungan sehari-hari.

Dari Patroli Menjadi Ruang Silaturahmi

Patroli di Balikpapan Utara tersebut sekaligus menjadi sarana mempererat hubungan antara personel Brimob dengan masyarakat.

Dialog langsung memungkinkan pesan-pesan keamanan disampaikan tanpa jarak. Warga juga memiliki kesempatan menyampaikan kondisi lingkungan dan membangun komunikasi dengan petugas yang melakukan patroli.

Pendekatan seperti ini menjadi penting dalam menjaga kamtibmas secara berkelanjutan. Ketika komunikasi berjalan baik, masyarakat dapat lebih cepat menyampaikan informasi mengenai potensi gangguan keamanan maupun kondisi yang membutuhkan perhatian.

Ronny menekankan kolaborasi aparat dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga lingkungan.

“Kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan kepedulian warga merupakan kunci utama dalam memelihara lingkungan yang aman, bersih, dan bebas dari bencana,” tegasnya.

Patroli preventif tersebut menunjukkan bahwa menjaga keamanan tidak selalu dimulai dari tindakan besar. Terkadang, langkah sederhana seperti menyapa warga, berdialog dan mengingatkan bahaya membakar sampah dapat menjadi bagian penting dalam mencegah persoalan yang lebih besar.

Di Balikpapan Utara, pesan yang dibawa personel Brimob pun sederhana: keamanan lingkungan dimulai dari kewaspadaan bersama, termasuk menjaga agar api tidak menjadi ancaman bagi rumah, lahan dan kehidupan warga.

Sumber: Humas Satuan Brimob Polda Kalimantan Timur.

Tinggalkan Komentar