Brimob Semprot Jalan Jakarta hingga Bekasi Cegah Abu Terbang
JAKARTA, Gerbangkaltim.com — Abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mendorong Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengambil langkah cepat untuk mengurangi dampaknya terhadap aktivitas masyarakat. Sejumlah ruas jalan di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Kabupaten Bekasi disemprot menggunakan kendaraan taktis Armored Water Cannon (AWC), Minggu (6/9/2026).
Selain membasahi jalan, personel Brimob juga membagikan masker kepada masyarakat dan menyampaikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik.
Pengamanan dan penanganan dilakukan oleh personel Batalyon A, B, C, dan D Pelopor dengan menyasar sejumlah jalur yang menjadi titik aktivitas masyarakat.
Di Jakarta Pusat, penyemprotan dilakukan mulai kawasan Patung Kuda, Bank Indonesia, Sarinah, hingga Bundaran Hotel Indonesia. Sementara itu, personel Batalyon B menangani ruas Cipinang-Rawamangun hingga Pulogadung.
Penanganan juga dilakukan Batalyon C di wilayah Tangerang Selatan, tepatnya di Jalan RE Martadinata dan Jalan Pondok Cabe Raya. Adapun Batalyon D dikerahkan ke Jalan Raya Tegal Danas, Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi.
Untuk kegiatan tersebut, personel menggunakan kendaraan AWC berkapasitas 6.000 liter air. Penyemprotan dilakukan untuk membasahi permukaan jalan sehingga endapan abu vulkanik tidak mudah kembali beterbangan akibat lalu lintas kendaraan.
Di sejumlah lokasi, personel turut membagikan masker kepada warga. Imbauan disampaikan menggunakan pengeras suara agar masyarakat tetap tenang, menjaga kesehatan, dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan pengerahan personel dan peralatan merupakan bentuk respons cepat kepolisian terhadap kondisi yang berkembang.
“Kami mengerahkan personel dan sarana yang dimiliki untuk melakukan penanganan di sejumlah ruas jalan. Selain penyemprotan, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat agar menggunakan masker, menjaga kesehatan dan mengikuti arahan pemerintah,” ujar Henik.
Masyarakat juga diimbau membatasi aktivitas di luar rumah apabila tidak memiliki keperluan mendesak. Kebersihan lingkungan perlu diperhatikan untuk mengantisipasi endapan abu yang menempel di berbagai permukaan.
Kepolisian meminta warga mengikuti perkembangan informasi mengenai Gunung Anak Krakatau melalui sumber resmi pemerintah dan instansi terkait. Imbauan tersebut penting agar masyarakat tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi.
Bagi pengguna kendaraan, kondisi jalan yang terkena endapan abu juga perlu menjadi perhatian. Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi ruas jalan yang terdampak.
Satbrimob Polda Metro Jaya memastikan pemantauan situasi terus dilakukan. Personel disiapkan untuk memberikan dukungan apabila kondisi di lapangan membutuhkan penanganan lebih lanjut.
Langkah penyemprotan jalan dan pembagian masker tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian menjaga keselamatan serta kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polda Metro Jaya di tengah dampak sebaran abu vulkanik.
Sumber: Satuan Brimob Polda Metro Jaya.
BACA JUGA
