Dishub Balikpapan Siapkan 7 Posko dan 167 Kamera untuk Pengamanan Arus Mudik Lebaran 2026

Pemkot Balikpapan
Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman saat memimpin apel pasukan sebagai persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026, Rabu (11/3/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan menggelar apel pasukan sebagai persiapan pengamanan arus mudik Lebaran 2026. Dalam kegiatan tersebut, Dishub memastikan kesiapan personel, armada, serta posko pemantauan untuk mendukung kelancaran lalu lintas selama masa libur Idul Fitri.

Kepala Dinas Perhubungan Balikpapan Muhammad Fadli Paturahman mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai fasilitas dan sumber daya untuk mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat menjelang dan selama arus mudik.

“Setidaknya kami mempersiapkan personel, tentunya mempersiapkan juga armada-armada yang ada di Dinas Perhubungan. Salah satunya mobil patroli ada delapan unit, sky lift, mobil derek, serta personel teknis lainnya yang akan bertugas di lapangan,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).

Ia berharap dengan persiapan tersebut, pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung aman dan lancar.

“Harapan kami pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun ini bisa menjadi salah satu arus mudik yang aman dan lancar, tentunya dengan dukungan personel yang sudah disiapkan,” katanya.

Selain menyiapkan armada dan personel, Dishub Balikpapan juga mendirikan tujuh posko pengawasan lalu lintas yang tersebar di sejumlah titik strategis kota. Posko tersebut akan bersinergi dengan aparat kepolisian serta instansi terkait.

“Posko ini akan bersinergi dengan posko yang dibentuk oleh Satlantas Polresta Balikpapan dan juga Polda Kaltim. Kami juga bekerja sama dengan Satpol PP serta instansi lainnya dalam rangka menjaga keamanan selama masa arus mudik dan libur Lebaran,” jelasnya.

Tujuh posko tersebut berada di beberapa lokasi, antara lain di kawasan MT Haryono, Mako Brimob, Kantor Dishub, Kilometer 13, Jalan Pattimura, Parkiran Kelandasan, dan Balikpapan Permai.

Untuk mendukung pengawasan lalu lintas, Dishub juga mengoperasikan sistem pemantauan berbasis kamera pengawas.

“Kami menyiapkan setidaknya 167 kamera yang siap mengawasi berbagai aktivitas lalu lintas, baik pelanggaran maupun pergerakan kendaraan. Jika terjadi sesuatu selama arus mudik, kami akan berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk melakukan pengamanan dan pengendalian,” ujarnya.

Selain itu, terdapat enam unit kamera khusus yang dipasang untuk mendeteksi praktik parkir liar di sejumlah titik rawan kemacetan.

“Beberapa lokasi yang menjadi atensi terkait parkir ilegal antara lain di kawasan MT Haryono, Balikpapan Super Block (BSB), sekitar Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, serta Pelabuhan Semayang,” kata dia.

Dalam operasi pengamanan arus mudik ini, Dishub Balikpapan menurunkan sekitar 70 personel yang akan bekerja bersama petugas dari Satpol PP dan kepolisian.

Dishub juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk memperhatikan keselamatan berkendara.

“Kami mengimbau warga Kota Balikpapan yang akan mudik agar memperhatikan kondisi fisik saat berkendara, jangan sampai mengemudi dalam kondisi mengantuk. Selain itu, patuhi rambu lalu lintas dan jangan parkir sembarangan agar ketertiban lalu lintas tetap terjaga,” ujarnya.

Selain pengawasan, Dishub juga menyiapkan kemungkinan rekayasa lalu lintas di beberapa titik jika terjadi kepadatan kendaraan.

“Kami akan melakukan rekayasa lalu lintas sesuai hasil analisa di lapangan. Jika diperlukan, salah satunya kemungkinan penutupan jalur masuk ke kawasan Agung Tunggal sehingga kendaraan akan diarahkan memutar ke jalur lain,” katanya. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).

Tinggalkan Komentar