Hari Kedua Pencarian, Tim SAR Gabungan Temukan Bocah Tenggelam di Sungai Mahakam Samarinda

anak tenggelam Sungai Mahakam
Tim SAR Gabungan melakukan proses evakuasi korban anak tenggelam yang ditemukan di Sungai Mahakam, Samarinda, setelah dua hari operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur penyelamat dan relawan.

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Operasi pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, wilayah Desa Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Kalimantan Timur, akhirnya membuahkan hasil. Pada hari kedua pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan (SAR), tim gabungan berhasil menemukan korban bernama Giver (11) yang sebelumnya dilaporkan hilang saat berenang di sungai tersebut.

Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 22.35 WITA dalam kondisi meninggal dunia. Penemuan tersebut terjadi sekitar 4,2 kilometer dari lokasi awal kejadian, setelah tim menerima informasi dari warga mengenai keberadaan tubuh korban di sekitar area pencarian.

Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan terkait temuan korban sekitar pukul 22.15 WITA. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim rescue dari Pos SAR Samarinda bersama unsur SAR lainnya segera bergerak menuju titik yang dilaporkan untuk melakukan proses evakuasi.

“Tim SAR gabungan kemudian berhasil mengevakuasi korban pada pukul 22.35 WITA di koordinat 0°30’02.0″S 117°07’57.0″E. Korban ditemukan sekitar 4,2 kilometer dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya korban dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Aries.

Setelah proses evakuasi selesai, tim SAR gabungan langsung melakukan debriefing di lokasi operasi. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, operasi SAR dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup karena korban telah ditemukan. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke satuan masing-masing dengan tetap menjaga kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Dalam operasi pencarian ini, tim SAR gabungan mengerahkan berbagai peralatan pendukung, antara lain Rescue Truck Type II, Rescue Car Type II, perahu karet (rubber boat), peralatan SAR air, perlengkapan selam, perangkat komunikasi, serta peralatan medis. Selain itu, sejumlah armada dan personel dari berbagai instansi juga turut membantu proses pencarian korban.

Operasi SAR tersebut melibatkan banyak pihak, di antaranya Pos SAR Samarinda, Babinsa Koramil Samarinda Ulu, FKPM, PMI Kota Samarinda, BPBD Kota Samarinda, BPBD Provinsi Kalimantan Timur, Tagana, Redkar, ITS Samarinda, Repal-V Rescue, Relawan Al-Hikmah Mandiri, FKPPI, ERT Lembuswana Loa Duri, serta masyarakat setempat dan keluarga korban.

Pihak Basarnas melalui Pos SAR Samarinda menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja sama dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat beraktivitas di kawasan perairan seperti Sungai Mahakam yang memiliki arus cukup kuat dan berpotensi membahayakan.

Sumber: Basarnas – Pos SAR Samarinda

Tinggalkan Komentar