HUT RI ke-81, Pekerja PHI Jaga Produksi Migas Tetap Mengalir

PHI
Pekerja PT Pertamina Hulu Mahakam mengikuti upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di fasilitas lepas pantai Lapangan Bekapai, Kalimantan Timur, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keberlangsungan operasi.

BALIKPAPAN, Gerbangkaltim.com — Produksi migas PHI tetap berjalan di tengah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lebih dari 4.700 pekerja PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), anak perusahaan dan afiliasinya mengikuti upacara bendera di berbagai fasilitas operasi hulu migas pada Senin (17/8/2026).

Upacara digelar serentak di sejumlah wilayah operasi yang berada di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan hingga Jakarta. Para pekerja mengikuti peringatan kemerdekaan dari fasilitas produksi darat (onshore) maupun lepas pantai (offshore).

Bagi pekerja yang berada di lapangan migas, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum seremonial. Aktivitas operasi yang berlangsung selama 24 jam tetap harus dijaga agar produksi energi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan nasional.

Direktur Utama PHI Muharram Jaya Panguriseng mengatakan semangat kemerdekaan diwujudkan pekerja melalui dedikasi menjalankan tugas di tengah aktivitas operasional yang tidak mengenal hari libur.

“Bagi pekerja yang berlokasi di lapangan-lapangan migas di Kalimantan, semangat kemerdekaan diwujudkan dengan terus menjalankan tugas dalam kegiatan operasi yang berjalan 24 jam untuk memastikan energi terus mengalir bagi kebutuhan pembangunan dan kemajuan Indonesia,” jelas Muharram.

Menurutnya, tantangan industri hulu migas yang semakin kompleks membuat keberlanjutan produksi membutuhkan investasi, inovasi serta kesiapan sumber daya manusia.

PHI, kata Muharram, terus berkomitmen mendukung keberlanjutan produksi migas sebagai bagian dari upaya menjaga ketersediaan dan ketahanan energi nasional.

“Kami ingin memastikan setiap barel minyak dan setiap kaki kubik gas yang diproduksikan oleh perusahaan, akan memberikan kontribusi bagi ketahanan energi Indonesia serta menghasilkan dampak berganda bagi masyarakat dan pemerintah,” ungkapnya.

Upacara Kemerdekaan Digelar di Anjungan Lepas Pantai

Salah satu rangkaian upacara HUT ke-81 RI berlangsung di anjungan lepas pantai milik PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), tepatnya di Lapangan Bekapai.

Sebanyak 90 pekerja dari berbagai fungsi mengikuti upacara tersebut. Mereka berasal dari fungsi Production (PO), Project (PRJ), Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), serta Support Marine & Logistic (SUP).

Pekerja dari berbagai fungsi juga terlibat langsung sebagai petugas upacara. Pelaksanaan kegiatan menyesuaikan kondisi fasilitas operasi, dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan.

Bagi pekerja yang bertugas di fasilitas migas, keselamatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas. Karena itu, peringatan kemerdekaan tetap dilaksanakan tanpa mengganggu keberlangsungan operasi produksi.

Manager Communication Relations & CID PHI Dony Indrawan mengatakan partisipasi pekerja dalam peringatan kemerdekaan menjadi gambaran kesadaran mereka terhadap peran sektor hulu migas dalam mengisi kemerdekaan.

Menurutnya, menyediakan energi secara aman dan berkelanjutan merupakan salah satu bentuk kontribusi pekerja migas terhadap pembangunan nasional.

Produksi Semester I 2026 Lampaui Target

Semangat tersebut turut tercermin dalam kinerja produksi PHI sepanjang Semester I 2026. Melalui anak perusahaan dan afiliasinya, PHI mencatat produksi minyak sebesar 59,3 ribu barel per hari.

Sementara produksi gas mencapai 621 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Capaian tersebut masing-masing mencapai 116,1 persen dan 105,4 persen dari target perusahaan pada 2026.

Dony mengatakan pencapaian tersebut berjalan beriringan dengan penerapan aspek keselamatan dalam aktivitas operasional. Hingga Semester I 2026, PHI mencatat 73,1 juta jam kerja selamat dan nihil Number of Accident (NoA).

Adapun Total Recordable Incident Rate (TRIR) tercatat sebesar 0,03.

Angka tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memastikan peningkatan produksi tetap diikuti penguatan budaya keselamatan kerja. Bagi pekerja migas, target produksi dan keselamatan merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan.

Energi Jadi Bagian dari Makna Kemerdekaan

Peringatan HUT ke-81 RI menjadi momentum bagi pekerja PHI untuk melihat kembali makna kemerdekaan dari sisi pekerjaan yang mereka jalankan setiap hari.

Di tengah kebutuhan energi yang terus berkembang, keberlanjutan produksi minyak dan gas menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung aktivitas ekonomi serta pembangunan nasional.

Dony menegaskan setiap pekerja memahami pentingnya menjaga keberlanjutan operasi sekaligus meningkatkan kinerja keselamatan.

PHI juga terus mencari peluang untuk mengembangkan sumber daya energi di wilayah Kalimantan melalui kegiatan eksplorasi, produksi dan pengelolaan lapangan migas.

“Kami percaya ketersediaan dan ketahanan energi menjadi fondasi dalam pertumbuhan dan pembangunan Indonesia. Untuk itulah, PHI dan seluruh pekerjanya tiada henti bekerja dan terus mencari peluang untuk menemukan dan mengembangkan sumber daya energi yang ada di wilayah Kalimantan di mana kami beroperasi,” pungkasnya.

Dengan demikian, semangat kemerdekaan bagi ribuan pekerja PHI tidak hanya hadir dalam upacara bendera. Semangat tersebut juga diwujudkan melalui kerja sehari-hari untuk memastikan energi tetap tersedia, operasi berjalan aman dan produksi migas dapat terus memberikan kontribusi bagi Indonesia.

Sumber: PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI)

Tinggalkan Komentar