Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 Satukan Atlet dan Komunitas

Padel Cup 2026
Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro membuka Turnamen Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 di Samarinda dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Gerbangkaltim.com, Samarinda – Semarak Hari Bhayangkara ke-80 di Kalimantan Timur semakin terasa dengan digelarnya Turnamen Kapolda Kaltim Padel Cup 2026. Kejuaraan yang berlangsung di Lapangan Aubry Padel, Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda, Sabtu (27/6/2026), menjadi ajang olahraga sekaligus mempererat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat.

Turnamen tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol. Endar Priantoro. Hadir pula Wakapolda Kaltim Brigjen Pol. Adrianto Jossy Kusumo, jajaran Pejabat Utama Polda Kaltim, unsur Forkopimda Provinsi Kalimantan Timur dan Kota Samarinda, pimpinan instansi, organisasi olahraga, mitra kerja, serta para atlet dan komunitas padel.

Kapolda Kaltim Padel Cup 2026 mempertandingkan enam kategori, yakni Man Open Local, Man Silver, Man Bronze, Man Lower Bronze, Mix Amateur, dan Women Lower Bronze. Kompetisi ini diikuti peserta dari berbagai kalangan, mulai dari atlet hingga komunitas padel yang tengah berkembang di Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Irjen Pol. Endar Priantoro mengatakan olahraga padel saat ini mengalami perkembangan yang sangat pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Perpaduan unsur tenis dan squash menjadikan olahraga ini memiliki daya tarik tersendiri karena memadukan aktivitas fisik, strategi permainan, dan interaksi sosial.

Menurutnya, padel kini tidak hanya dipandang sebagai cabang olahraga, tetapi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat yang mendorong terciptanya komunikasi dan kebersamaan.

“Padel bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi media membangun hubungan yang lebih erat, memperluas silaturahmi, serta menciptakan suasana kebersamaan yang positif di tengah masyarakat,” ujarnya.

Kapolda menjelaskan perkembangan olahraga padel tidak lagi terpusat di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bandung. Dalam beberapa tahun terakhir, olahraga ini juga berkembang pesat di Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda dan Balikpapan.

Ia menambahkan, keberadaan Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) di bawah naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menunjukkan bahwa padel kini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang memiliki prospek besar di tingkat nasional.

Melalui Turnamen Kapolda Kaltim Padel Cup 2026, Polda Kalimantan Timur ingin menghadirkan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dengan pendekatan yang sehat, sportif, dan mampu mempererat hubungan antarelemen masyarakat.

Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dunia usaha, serta masyarakat luas dalam membangun lingkungan yang harmonis.

Kapolda juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung. Menurutnya, kemenangan memang menjadi target setiap atlet, namun persaudaraan, rasa saling menghormati, dan kebersamaan tetap menjadi nilai yang paling utama.

“Bermainlah dengan penuh semangat, keluarkan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Yang terpenting bukan hanya meraih kemenangan, tetapi menjaga persahabatan dan kebersamaan,” pesannya.

Melalui penyelenggaraan turnamen ini, Polda Kalimantan Timur berharap olahraga dapat menjadi sarana mempererat kemitraan dengan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman, kondusif, dan penuh semangat kebersamaan di Benua Etam.

Sumber: Humas Polda Kaltim

Tinggalkan Komentar