Karhutla Kutai Barat: Brimob Kaltim Kepung Api 10 Hektare
KUTAI BARAT, Gerbangkaltim.com — Karhutla Kutai Barat kembali menjadi ancaman serius bagi kelestarian lingkungan dan keselamatan warga. Menanggapi ancaman tersebut, Tim Respon Bencana Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Kaltim bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan yang membakar area perkebunan masyarakat di Kampung Linggang Muara Batuq, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Aksi tanggap darurat yang dipimpin oleh Brigpol Sigit ini dilaksanakan intensif sejak pukul 16.00 WITA. Petugas langsung menyisir lokasi kebakaran yang diperkirakan membumihanguskan lahan seluas kurang lebih 10 hektare. Walau posisi titik api berada cukup jauh dari kawasan pemukiman warga, potensi angin kencang dan material kering dapat mempercepat penyebaran kobaran api jika tidak segera dilokalisasi secara ketat.
Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim, Kombes Pol. Ronny Suseno, S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kecepatan bertindak serta sinergi erat lintas sektor dalam memadamkan dan mengendalikan titik panas. Langkah cepat ini dinilai sangat efektif untuk menekan potensi kerugian yang lebih besar pada lingkungan sekitar.
“Personel di lapangan tidak hanya melakukan penanganan, tetapi juga memastikan koordinasi dengan berbagai pihak dapat berjalan cepat dan tepat. Meski lokasi kebakaran berada jauh dari permukiman, potensi penyebaran api tetap harus diantisipasi dan dilokalisir untuk mencegah dampak yang lebih luas,” tegas Kombes Pol. Ronny Suseno.
Di sisi lain, Kabag Ops Satbrimob Polda Kaltim, AKP Nugroho Widihyanto, S.H., M.H., menambahkan bahwa penanggulangan lahan seluas 10 hektare membutuhkan pemetaan cermat serta taktik yang aman di lapangan. Kerja sama yang padu bersama apparat desa serta warga lokal menjadi kunci utama keberhasilan isolasi api.
“Tim Respon Bencana terus berkoordinasi dengan aparatur kampung dan masyarakat setempat untuk memantau titik-titik api serta memastikan penanganan dapat dilakukan secara aman dan terukur,” jelas AKP Nugroho Widihyanto.
Berkat respons sigat dan sinergi tanpa henti antara personel Brimob, aparatur desa, dan elemen masyarakat, kobaran api berhasil dipantau dan dikendalikan. Hingga operasi pemadaman selesai dilakukan, kondisi di kawasan perkebunan Kampung Linggang Muara Batuq dipastikan dalam keadaan aman serta kondusif.
Sumber: Humas Satbrimob Polda Kalimantan Timur
BACA JUGA
