Karhutla Penajam Mengganas, Tim Gabungan Padamkan Dua Titik

Karhutla Penajam Mengganas
Karhutla Penajam mengganas di Gunung Seteleng dan Nenang. Polres PPU dan tim gabungan bergerak cepat kerahkan mobil AWC padamkan dua titik api.

PENAJAM PASER UTARA, Gerbangkaltim.com — Karhutla Penajam Mengganas di dua lokasi berbeda dalam kurun waktu sehari, memicu respons cepat dari aparat kepolisian dan tim gabungan. Kebakaran lahan tersebut menerjang kawasan padat aktivitas warga di Kelurahan Gunung Seteleng RT 06 serta Kelurahan Nenang RT 04, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Insiden pertama terdeteksi di Kelurahan Gunung Seteleng sekitar pukul 13.34 WITA. Menanggapi kepulan asap tebal, jajaran Polres PPU menerjunkan personel Samapta piket Karhutla, tim KRYD Regu II, piket Pawas, hingga pimpinan Kabag SDM. Tak hanya itu, kepolisian mengerahkan armada berat berupa satu unit mobil Water Cannon (AWC) dan mobil barrier untuk memperkuat suplai air bersama unit armada pemadam dari BPBD PPU, Dinas Damkar Penajam, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Satpol PP.

Setelah perjuangan intensif selama hampir dua jam, api di Gunung Seteleng berhasil dijinakkan sekitar pukul 15.16 WITA, dilanjutkan dengan proses pendinginan area agar tidak memicu munculnya titik api susulan.

Belum sempat beristirahat, tim gabungan kembali menerima laporan darurat kebakaran lahan di Kelurahan Nenang RT 04 pada pukul 16.26 WITA. Tanpa mengulur waktu, petugas lintas instansi langsung meluncur ke lokasi kejadian. Personel Polres PPU bahu-membahu bersama BPBD membuka rute selang air menembus vegetasi rimbun untuk mengisolasi kobaran api. Berkat kerja keras terpadu, si jago merah berhasil dipadamkan total pada pukul 18.14 WITA.

Mewakili Kapolres PPU, Kabag SDM Polres PPU Kompol Adhi Apriliyan Setiawan, S.Sos., menegaskan bahwa kecepatan penanganan menjadi kunci utama dalam mencegah kebakaran menjangkau kawasan pemukiman.

“Kami bersama seluruh unsur terkait langsung melakukan penanganan begitu informasi diterima. Tidak hanya pemadaman, personel juga membantu kebutuhan teknis di lapangan, mulai dari suplai air, pembukaan jalur selang, pemadaman hingga pendinginan,” tegas Kompol Adhi Apriliyan Setiawan.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih menghitung total luas area terdampak di kedua lokasi serta mendalami penyebab pasti memicu timbulnya titik api. Kepolisian juga mengimbau seluruh elemen masyarakat PPU untuk menjaga lingkungan dan segera melapor jika melihat kepulan asap mencurigakan.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tinggalkan Komentar