DPRD
Ketua DPRD kota Balikpapan Abdullah,S.sos

Ketua DPRD Minta Kontraktor DAS Ampal Beri Sanksi

image_pdfimage_print

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Ketua DPRD kota Balikpapan Abdullah,S.sos soroti pelaksanaan mega proyek pengendalian banjir DAS Ampal yang tidak berjalan sesuai dengan harapan/

Proyek multiyears yang terbagi menjadi tiga tahapan dengan anggaran Rp 136 milyar di tahapan pertama kontraktor PT. Fahreza Duta Perkasa belum melaksanakan pekerjaan sesuai target, yang semula ditargetkan 32 persen, tapi kenyataan di lapangan hanya belum mencapai 1 persen.

“Jadi kami berharap Dinas terkait memberikan sanksi karena capaian dari hasil sidak 1 persen pun belum ada, saya selalu tekankan berikan tindakan yang tegas dari pihak pelaksana,” ujarnya, Rabu (30/11/2023).

Abdulloh membeberkan, Dinas terkait sudah memberikan peringatan atau warning kedua kepada pihak kontraktor.

Kendati begitu, DPRD Balikpapan pun sudah melaksanakan fungsi pengawasan dengan menugaskan komisi III untuk lakukan sidak, RDP dan sebagainya.

Sesuai janji kontraktor itu, di harapkan di minggu kedua ini bisa menyelesaikan target yang ditentukan.

” Agar program itu tidak macet, karena ini ditunggu masyarakat untuk permasalahan penanganan banjir di kota Balikpapan, ” tegasnya.

Abdullah menyampaikan alokasi anggaran untuk penanganan banjir DAS Ampal ini sebesar Rp 136 Miliar secara multiyears, diharapkan agar ini terselesaikan, dan warga Kota Balikpapan dapat terbebas dari banjir.

”DPRD dan Pemkot setengah mati mengalokasikan anggaran dan program, untuk penanganan di situ, tapi kalau kontraktor kurang ajar harus ada sanksi tegas dari eksekutif,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *