Kodam VI/Mulawarman Pecahkan Rekor MURI Lewat Penanaman 10.100 Pohon Ulin dan Pelepasliaran Satwa
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Kodam VI/Mulawarman mencatatkan rekor nasional melalui aksi penanaman pohon dan pelepasliaran satwa dalam program “Menyatu dengan Alam”. Kegiatan yang digelar serentak di berbagai wilayah ini berhasil masuk dalam catatan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) setelah menanam 10.100 pohon ulin dalam satu waktu.
Program penghijauan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik, termasuk di Balikpapan, wilayah Korem 091/ASN, serta Korem 092/Maharajalila di Kalimantan Utara. Total area yang dihijaukan mencapai 144,5 hektare.
Selain pohon ulin yang menjadi sorotan utama, Kodam VI/Mulawarman juga menanam lebih dari 200 ribu tanaman hutan, terdiri dari berbagai jenis seperti meranti, mahoni, sengon, dan gaharu. Secara keseluruhan, sebanyak 1.263.488 bibit pohon telah disiapkan dalam program ini, mencakup tanaman kehutanan, estetika, hingga Multi-Purpose Tree Species (MPTS).
Perwakilan MURI, Awang Rahargo menyampaikan, capaian tersebut merupakan rekor baru dalam kategori penanaman pohon terbanyak yang dilakukan secara serentak.
“Penanaman lebih dari 200 ribu tanaman hutan pada hari ini, termasuk 10.100 pohon ulin sebagai tanaman endemik bernilai tinggi, merupakan langkah monumental yang berdampak besar bagi pelestarian lingkungan,” ujar
Awang dalam keterangannya.
Pangdam VI/Mulawarman, Krido Pramono, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang dalam menjaga keseimbangan ekosistem, khususnya di Kalimantan.
“Hari ini kita tidak sekadar menanam pohon, melainkan juga menanam harapan akan kelestarian alam bagi generasi mendatang,” kata Krido.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut juga mencakup penanaman 26.980 pohon keras dan 14.530 pohon buah. Selain itu, dilakukan pula pelepasliaran 4.100 ekor burung dan 20.000 ekor ikan untuk mendukung keberlanjutan ekosistem.
Menurut Krido, program ini menjadi bagian dari komitmen TNI AD dalam memulihkan lahan kritis, termasuk kawasan pasca-tambang dan lahan tidak produktif.
“Upaya ini tidak berhenti di sini. Kami akan terus mendorong penghijauan sebagai langkah nyata menjaga ketahanan lingkungan,” ujarnya.
Melalui program ini, Kodam VI/Mulawarman berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan semakin meningkat, sekaligus mengajak generasi muda untuk berperan aktif menjaga ekosistem di Kalimantan.
BACA JUGA
