Kodam VI/Mulawarman Pecahkan Rekor MURI, Tanam 10.100 Pohon dan Lepas Burung di Kutai Barat
Gerbangkaltim.com, Kutai Barat – Kodam VI/Mulawarman melalui Brigif TP 85/BTC bersama Yonif TP 827/MCY mencatatkan prestasi nasional dengan memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) lewat aksi penanaman 10.100 pohon dan pelepasan ratusan burung liar di kawasan BIFA, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur.
Kegiatan yang melibatkan prajurit TNI, masyarakat, tokoh adat, hingga pelajar tersebut berlangsung penuh semangat dan menjadi simbol nyata kepedulian terhadap pelestarian lingkungan di Bumi Etam. Sejak pagi hari, kawasan BIFA dipenuhi aktivitas penghijauan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian hutan dan memperkuat ekosistem di wilayah Kutai Barat.
Aksi penanaman ribuan pohon itu tidak hanya berorientasi pada pemecahan rekor, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperbaiki kawasan resapan air dan mengurangi risiko kerusakan lingkungan di masa mendatang. Berbagai jenis bibit pohon ditanam di sejumlah titik sebagai bentuk investasi ekologis jangka panjang.
Partisipasi masyarakat menjadi salah satu faktor utama keberhasilan kegiatan tersebut. Warga dari berbagai kalangan tampak antusias bergotong royong bersama prajurit TNI dalam proses penanaman pohon. Kehadiran pelajar dan generasi muda juga menjadi bagian penting dalam menanamkan kesadaran menjaga lingkungan sejak dini.
Selain penghijauan, kegiatan semakin menarik perhatian saat prosesi pelepasan ratusan burung liar ke habitat alamnya. Pelepasan satwa tersebut dilakukan sebagai simbol pemulihan ekosistem dan upaya menjaga keseimbangan rantai makanan di kawasan hutan Kutai Barat.
Momentum itu juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan satwa liar dari perburuan dan perdagangan ilegal yang dapat mengancam kelestarian biodiversitas Kalimantan.
Warga Kutai Barat mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan yang berhasil masuk catatan rekor nasional tersebut. Mereka menilai penanaman pohon dan pelestarian satwa menjadi langkah penting untuk menjaga kualitas lingkungan bagi generasi mendatang.
Kegiatan ini sekaligus mempertegas komitmen Kodam VI/Mulawarman dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup di Kalimantan. Melalui kolaborasi antara aparat dan masyarakat, diharapkan kawasan hijau di Kutai Barat dapat terus terjaga dan memberikan manfaat ekologis maupun sosial secara berkelanjutan.
Aksi penghijauan massal tersebut juga menjadi contoh nyata bahwa pelestarian alam membutuhkan keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, aparat, hingga masyarakat lokal.
Dengan keberhasilan memecahkan rekor MURI ini, kawasan BIFA kini tidak hanya dikenal sebagai lokasi penghijauan besar-besaran, tetapi juga simbol kolaborasi dalam menjaga kelestarian alam Kalimantan Timur.
Sumber: Kodam VI/Mulawarman
BACA JUGA
