Kodim 0910 Malinau Gerak Cepat Padamkan Kebakaran Ponpes

kebakaran
Personel prajurit Kodim 0910/Malinau bersama tim gabungan Damkar, Polri, dan warga sekitar bahu-membahu memadamkan sisa puing kebakaran yang menghanguskan asrama putra Ponpes Al-Khairaat di Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kamis (22/10/2026).

MALINAU, Gerbangkaltim.com – Aksi cepat dan responsif ditunjukkan oleh prajurit Kodim 0910/Malinau saat musibah kebakaran hebat melanda Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairaat Putra di Jalan Raja Pandita RT 02, Teluk Sanggan, Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara, Kamis (22/10/2026).

Musibah yang terjadi sekitar pukul 07.55 WITA tersebut dengan cepat melalap bangunan kantor pondok pesantren serta gedung asrama putra lantai dua beserta seluruh isinya. Tidak hanya bangunan, dua unit armada roda empat meliputi satu unit minibus dan mobil angkutan sayur turut hangus terbakar.

Peristiwa ini berawal ketika jajaran Kodim 0910/Malinau selesai melaksanakan apel pagi di Makodim. Anggota Provos Kodim 0910/Malinau, Sertu Fitry Aditama, mendeteksi kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari arah kawasan pemukiman warga. Sontak, ia langsung memberikan instruksi darurat kepada jajaran prajurit untuk bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP).

“Selesai apel pagi, saya melihat ada kepulan asap tebal di dekat area pesantren. Saya langsung menginformasikan ke anggota lain dan kami bergegas meluncur ke lokasi untuk membantu pemadaman api,” ujar Sertu Fitry Aditama.

Aksi pemadaman berlangsung solid melalui sinergi satu pleton prajurit Kodim 0910/Malinau, satu pleton personel Polres Malinau, dua pleton petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Malinau, serta bantuan puluhan warga Desa Malinau Hulu. Api berhasil dilokalisir dan dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.30 WITA.

Insiden ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka akibat goresan pecahan kaca saat berupaya menyelamatkan diri, yakni Yoga Pratama (19) selaku pembina ponpes, Safar (15) santri MTs, dan Rifky (15) santri MA. Para korban langsung dievakuasi ke Makodim 0910/Malinau untuk mendapatkan penanganan medis pertama dari Bintara Kesehatan (Bakes) Kodim.

Meskipun kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah akibat terbakarnya gedung dan kendaraan, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti awal munculnya titik api.

Sumber: Pendim 0910/Malinau

Tinggalkan Komentar