KPB Salurkan 2.200 Paket Lebaran untuk Warga Sekitar Proyek RDMP Balikpapan
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — PT Kilang Pertamina Balikpapan (KPB) menyalurkan sebanyak 2.200 paket bantuan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Bantuan tersebut didistribusikan kepada warga di 18 kelurahan di Kota Balikpapan serta satu desa di Kabupaten Penajam Paser Utara.
Program ini merupakan bagian dari kegiatan Ramadan bertajuk Energizing Others dalam rangkaian Energizing Our Iman. Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan perangkat kelurahan setempat agar tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan.
Vice President Legal & Relation PT KPB, Asep Sulaeman, mengatakan bahwa momentum Idulfitri menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Lebaran adalah saat yang penuh makna untuk saling menguatkan dan berbagi. Kami menyadari bahwa kegiatan perusahaan berjalan berdampingan dengan kehidupan masyarakat, sehingga sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami untuk hadir dan berbagi kebahagiaan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (21/3/2026).
Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan suasana Hari Raya yang lebih hangat.
Apresiasi terhadap kegiatan ini juga disampaikan oleh Lurah Margo Mulyo, Aris Yanuar Wibowo. Ia menyebut bantuan dari KPB sangat bermanfaat bagi warganya.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT KPB atas bingkisan paket sembako yang diberikan. Semoga bingkisan ini menjadi berkah dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, salah satu warga penerima manfaat, Ernawati, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya menjelang Idulfitri.
“Alhamdulillah, terima kasih banyak kepada PT Kilang Pertamina Balikpapan yang telah memberikan parsel lebaran ini. Semoga membawa keberkahan dan kebahagiaan bagi kita semua,” ungkapnya.
Melalui program berbagi selama Ramadan ini, KPB berharap hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar dapat terus terjaga.
Perusahaan menilai keberadaan industri tidak hanya berfokus pada operasional, tetapi juga harus memberikan dampak sosial yang dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar.
BACA JUGA
