Normalisasi Waduk Manggar Balikpapan Segera Dibahas, Antisipasi Sedimentasi dan Ancaman El Niño
Balikpapan, Gerbangkaltim.com — Upaya normalisasi waduk Manggar yang berada di Karang Joang, Balikpapan yang saat menjadi sumber air baku bagi Kota Balikpapan mulai memasuki tahap awal.
Pemerintah kota bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV akan menggelar rapat teknis untuk membahas rencana pengerukan sedimentasi yang memiliki luasan 500 hektar yang selama ini menyebabkan pendangkalan waduk.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan, Rita mengatakan, hingga saat ini proses pengerukan belum dimulai dan masih menunggu pembahasan teknis bersama pihak balai.
“Baru hari ini kami menerima undangan rapat dari teman-teman Balai. Rapat dijadwalkan pukul 10 pagi untuk membahas metode dan teknis pelaksanaannya,” ujar Rita, Jumat (1/5/2026).
Menurut dia, pengerukan waduk tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena menyangkut aspek keamanan bendungan. Setiap langkah harus memperhatikan ketahanan struktur agar tidak menimbulkan risiko baru.
“Tidak segampang mengeruk biasa. Kita harus melihat ketahanan tubuh bendungan dan keamanan waduk secara keseluruhan,” jelasnya.
Rita menambahkan, sedimentasi yang terjadi selama ini telah menyebabkan pendangkalan waduk. Kondisi tersebut dinilai perlu segera ditangani untuk mengembalikan fungsi tampung air, terutama menghadapi potensi musim kering akibat fenomena El Niño.
“Ini salah satu langkah antisipasi. Sebelum musim kering datang, waduk harus siap menampung air secara maksimal,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pengerukan waduk di Balikpapan belum pernah dilakukan sebelumnya. Pada 2023, rencana serupa sempat dibahas, namun belum mendapatkan izin pelaksanaan.
Terkait anggaran, Rita menyebut proyek ini kemungkinan besar akan dibiayai oleh pihak balai di bawah Kementerian PUPR, yakni Balai Wilayah Sungai Kalimantan IV. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya dukungan dari APBD Perubahan jika diperlukan.
“Dari kita belum ada. Tapi nanti akan dibahas apakah perlu dukungan dari APBD Perubahan. Semua masih menunggu hasil rapat,” ujarnya.
Pemerintah kota berharap pembahasan teknis dapat segera menghasilkan keputusan konkret agar proses normalisasi waduk bisa segera berjalan, mengingat pentingnya fungsi waduk sebagai sumber air dan pengendali banjir di Balikpapan. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
