Pemkot Balikpapan Gandeng Tanoto Foundation, Rahmad Mas’ud Dukung Penuh Hadirnya Rumah Anak SIGAP untuk Generasi Unggul
Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memperkuat komitmen dalam pengembangan pendidikan anak usia dini melalui kolaborasi bersama Tanoto Foundation.
Salah satu inisiatif terbaru yang diperkenalkan adalah program “Rumah Anak SIGAP”, yang diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan berkualitas.
Wali Kota Balikpapan, Dr H Rahmad Mas’ud, SE., ME., menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
Ia menilai, upaya yang dilakukan Tanoto Foundation sejalan dengan visi pemerintah kota dalam membangun generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
“Pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam menentukan masa depan anak. Kami ingin memastikan anak-anak di Balikpapan tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berakhlak,” ujar Rahmad Mas’ud saat menerima audiensi perwakilan Tanoto Foundation di rumah dinasnya, Jumat (17/4/2026).
Rahmad menegaskan, Pemkot Balikpapan akan mengoptimalkan dukungan lintas sektor, termasuk melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bunda PAUD, DP3AKB, serta Tim Penggerak PKK. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dan masyarakat dalam mendukung pola asuh yang tepat.
“Kami mendorong partisipasi aktif masyarakat, karena pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, perwakilan Tanoto Foundation wilayah Kalimantan, Rosalina Pingjuan, menjelaskan bahwa program yang dijalankan mencakup pelatihan guru dan pendampingan fasilitator dalam proyek pendidikan berbasis komunitas.
“Melalui Rumah Anak SIGAP, kami ingin memperkuat kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik dan adaptif,” jelas Rosalina.
Ia juga mengungkapkan bahwa kerja sama antara Tanoto Foundation dan Pemkot Balikpapan telah berlangsung sejak 2018 dan kembali diperkuat pada periode 2024–2025, dengan fokus menjadikan Balikpapan sebagai kota ramah anak.
Menurutnya, Balikpapan memiliki potensi besar dalam pengembangan pendidikan anak usia dini, didukung oleh fasilitas publik yang memadai, termasuk taman bermain yang telah direvitalisasi serta layanan pendidikan yang terus ditingkatkan.
Dengan hadirnya program Rumah Anak SIGAP, pemerintah dan mitra pembangunan berharap kualitas pendidikan anak usia dini di Balikpapan semakin meningkat, sekaligus mencetak generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan zaman. (HP/Adv Kominfo Balikpapan).
BACA JUGA
