Pencarian Bocah Tenggelam di Pantai Kemala Belum Membuahkan Hasil
Gerbangkaltim.com, Balikpapan – Tim SAR Gabungan terus berupaya mencari seorang anak yang dilaporkan tenggelam di kawasan Pantai Kemala Beach, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Sabtu (11/7/2026). Operasi pencarian dilakukan sejak pagi setelah laporan diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Balikpapan.
Korban diketahui bernama Abizar (12). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban sedang berenang bersama tiga orang temannya sekitar pukul 09.30 WITA ketika kondisi air laut sedang pasang dengan arus yang cukup kuat. Diduga korban terseret arus hingga tenggelam, sementara ketiga rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Laporan kejadian diterima Kantor SAR Balikpapan sekitar pukul 09.40 WITA dari personel Satpolair Polres Balikpapan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Rescue Basarnas Balikpapan diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 09.55 WITA dan tiba sekitar pukul 10.20 WITA.
Sesampainya di lokasi, seluruh unsur SAR langsung menggelar koordinasi sebelum memulai penyisiran di titik terakhir korban terlihat. Operasi pencarian dilakukan dengan mengerahkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari rubber boat, speed boat, perlengkapan SAR air, peralatan selam, hingga perangkat komunikasi dan medis.
Selain penyisiran melalui jalur laut, petugas juga melakukan pemantauan di sepanjang bibir pantai untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus ke kawasan pesisir.
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan, Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Lanal Balikpapan, Satbrimob Polda Kalimantan Timur, Satpolairud Polda Kalimantan Timur, Polres Balikpapan, BPBD Kota Balikpapan, relawan Info Bencana, serta keluarga korban.
Hingga pukul 17.00 WITA, pencarian belum membuahkan hasil. Setelah melakukan evaluasi lapangan, Tim SAR Gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pada hari pertama dan seluruh personel kembali ke posko untuk beristirahat.
Pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Minggu (12/7/2026) dengan memperluas area penyisiran sesuai rencana operasi SAR hari kedua. Tim berharap korban dapat segera ditemukan.
Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga tidak menjadi kendala berarti bagi proses pencarian. Meski demikian, arus laut yang cukup kuat tetap menjadi perhatian utama tim di lapangan.
Basarnas Balikpapan juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika air laut sedang pasang atau arus dalam kondisi kuat. Orang tua diminta memberikan pengawasan penuh kepada anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Keselamatan saat berwisata di kawasan pantai, menurut petugas, harus menjadi prioritas bersama dengan mematuhi rambu peringatan, mengikuti arahan petugas, dan menghindari berenang di area yang dinilai berbahaya.
Sumber: Basarnas Balikpapan.
BACA JUGA
