Pertamina Bangun Sumur Bor di Baru Ilir, 287 Kepala Keluarga Kini Lebih Mudah Akses Air Bersih

Pertamina
Sebanyak 287 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, kini memiliki akses air bersih yang lebih baik setelah PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan menyalurkan bantuan sarana air bersih berupa sumur bor lengkap dengan instalasi dan menara penampung air. Jum'at (12/6/2026).

Balikpapan, Gerbangkaltim.com – Sebanyak 287 kepala keluarga (KK) di Kelurahan Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat, kini memiliki akses air bersih yang lebih baik setelah PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan menyalurkan bantuan sarana air bersih berupa sumur bor lengkap dengan instalasi dan menara penampung air.

Fasilitas yang dibangun di kawasan Program KALIANDRA tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat mengatasi keterbatasan pasokan air bersih, terutama saat musim kemarau yang selama ini kerap menimbulkan kesulitan bagi warga.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan penyediaan sarana air bersih merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Pertamina tidak hanya fokus pada operasional bisnis, tetapi juga berupaya hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat. Melalui penyediaan sarana air bersih ini, kami berharap masyarakat dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari sekaligus mendukung berbagai aktivitas sosial, lingkungan, dan pemberdayaan yang telah berjalan di kawasan KALIANDRA,” kata Dodi dalam keterangan tertulis, Jumat (12/6/2026).

Menurut dia, keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi kebutuhan rumah tangga warga, tetapi juga akan menunjang berbagai kegiatan sosial dan lingkungan yang berkembang di kawasan Program KALIANDRA.

Air dari sumur bor tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan urban farming, perawatan ruang terbuka hijau (RTH), serta menunjang layanan Posyandu yang rutin dilaksanakan masyarakat setempat.

Dodi menjelaskan, program penyediaan sarana air bersih itu merupakan bagian dari pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan dan peningkatan ketahanan masyarakat terhadap berbagai tantangan lingkungan.

Sementara itu, perwakilan Program KALIANDRA, Sabran, menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan Pertamina kepada masyarakat Baru Ilir.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan sarana air bersih ini. Bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama saat musim kemarau ketika warga sering mengalami kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Hal senada disampaikan salah seorang warga penerima manfaat, Armi. Ia mengaku selama musim kemarau warga kerap menghadapi kesulitan memperoleh air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.

“Sebelumnya saat musim kemarau kami harus mencari air cukup jauh dan terkadang membeli tambahan air untuk kebutuhan rumah tangga. Dengan adanya bantuan ini, kebutuhan air bersih masyarakat menjadi jauh lebih terbantu dan aktivitas warga dapat berjalan dengan lebih baik,” katanya.

Selain membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, program tersebut juga mendukung upaya peningkatan kualitas lingkungan dan kesehatan warga melalui ketersediaan sumber air yang lebih memadai.

Pertamina menyebut inisiatif itu sejalan dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek sosial dan lingkungan melalui peningkatan akses layanan dasar dan penguatan ketahanan masyarakat.

Program tersebut juga dinilai berkontribusi terhadap pencapaian sejumlah target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya SDG 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera, SDG 6 mengenai air bersih dan sanitasi layak, SDG 11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan, serta SDG 13 terkait penanganan perubahan iklim.

Melalui Program KALIANDRA, Pertamina Kilang Balikpapan berkomitmen untuk terus mendorong berbagai kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup, ketahanan lingkungan, dan kemandirian warga di kawasan sekitar operasional perusahaan.

Tinggalkan Komentar